Siklus Haid Kacau Gara-gara Vaksin Covid-19, Ini Penjelasan Ahli Kesehatan

- Selasa, 29 Maret 2022 | 19:35 WIB
ilustrasi haid
ilustrasi haid

HALUANPADANG - Kasus Covid-19 di Indonesia sempat membuat geger masyarakat, khususnya wanita karena khawatir bisa mempengaruhi siklus datang bulan (menstruasi/haid). Hal tersebut diluruskan oleh ahli kesehatan.

Ketua Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (PERFITRI) mengungkapkan perlu ada penelitian lebih lanjut atau riset, terkait vaksin Covid-19 akan mempengaruhi siklus haid wanita.

Di mana siklus haid banyak faktor mempengaruhinya, seperti stress dan pola hidup kurang sehat mampu menjadi penyebab jadwal Hadi berantakan.

"Belum tentu jawabannya perlu penelitian lebih lanjut, bisa saja stress karena kondisi Covid-19. Sehingga harus ada riset atau penelitian terkait vaksin mempengaruhi siklus haid," ujar Prof. Dr. dr. Hendy Hendarto, SpOG(K) dalam Webinar 'peluncuran pedoman tatalaksana diagnosis klinis dan manajemen awal endometriosis untuk Asia dan Kampanye', Selasa (29/3/2022).

Lebih lanjut, Prof Hendy mengatakan bila vaksin Covid-19 sangatlah bermanfaat di tengah pandemi. Jika dikaitkan dengan siklus haid, tentunya tidak bisa dibuktikan apabila belum ada penelitian dan dia menerangkan kalau wanita sangat lah sensitif sehingga mudah mengalami stress.

Di mana stress merupakan salah satu faktor penyebab terganggunya siklus haid. Kemudian pola makan juga yang tidak beraturan atau sembarangan mampu mempengaruhi.

"Jadi vaksin tidak secara langsung bisa mempengaruhi haid, sehingga banyak hal yang mempengaruhi siklus haid, bisa dari sederhana sampai hal paling serius," jelasnya.

Dengan demikian, bila dikaitkan dengan penyakit Endostriometris, berkembang mitos di masyarakat memahami seseorang mengidap itu memiliki periode siklus haid sangat tidak teratur.

Faktanya, banyak individu memiliki gejala berbeda terkait itu.

"Ada juga kok pasien yang mengidap endostriometris memiliki siklus yang normal atau lancar. Bahkan tidak memiliki rasa nyeri haid yang berlebihan," ucap Ketua Himpunan Endokrinologi Reproduksi dan Fertilitas Indonesia (HIFERI), Prof. Dr. dr Wirayawan Permadi Sp(OG)K.(*)

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

4 Tips Memakai Lipstik Berwarna Merah, Anti Menor!

Selasa, 18 Januari 2022 | 12:01 WIB

Cek! Begini Cara Mengetahui Skin Care Abal-Abal

Rabu, 22 Desember 2021 | 08:00 WIB

Yuk Kenali Jenis-Jenis Pembalut Wanita!

Selasa, 21 Desember 2021 | 08:43 WIB

Pahami Sebelum Menggunakan, Ini 6 Efek Minum Pil KB

Kamis, 4 November 2021 | 08:50 WIB
X