Bikin Hati Tersayat, Warga Bulukumba Meninggal Meregang Nyawa di Disdukcapil Untuk Urus Syarat BPJS

- Kamis, 17 Maret 2022 | 10:48 WIB
Detik-detik perekaman E-KTP Amiludin dan tak lama setelah itu ia meninggal dunia di kantor Disdukcapil Bulukumba (ist)
Detik-detik perekaman E-KTP Amiludin dan tak lama setelah itu ia meninggal dunia di kantor Disdukcapil Bulukumba (ist)

Haluan Padang - Kisah pilu datang dari Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan. Seorang warga di Kabupaten tersebut bernama Amiludin (54) meninggal dunia di kantor Disdukcapil setelah melakukan perekaman E-KTP sebagai syarat untuk bisa mengurus BPJS Kesehatan.

Amiluddin memang tengah mengalami sakit yang cukup parah. Pihak rumah sakit pun menyarankan untuk melakukan operasi. Namun karena keterbatasan biaya, Amiludin pun membutuhkan BPJS.

Kemudian, pihak keluarga pun mengurus seluruh persyarata BPJS untuk Amiludin, termasuk membuat E-KTP dirinya.

Baca Juga: Viral, Pria Ini Minta Menteri Agama hapus 300 Ayat Al-Qur'an

Terpaksalah Amiludin diboyong ke kantor Disdukcapil untuk melakukan perekan E-KTP. Tampak saat melakukan perekaman, ia sudah pucat, lemah dan tidak berdaya.

Tak lama setelah melakukan perekaman E-KTP, Amiludin pun meninggal dunia di kantor Disdukcapil tersebut.

“Beliau meninggal setelah perekaman data KTP, pas selesai foto, pengambilan biometrik dan tanda tangan, pas turun sudah tak berdaya lagi,” ujar Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Bulukumba, Andi Mulyanti Nur, Rabu (16/3/2022).

Baca Juga: Kasus Kematian Tangmo Nida Segera Ditutup, Kecurigaan Netizen Trending di Twitter

Diketahui, Amiludin menderita penyakit di bagian usus dan menjalani perawatan di RSUD Andi Sultan Daeng Raja Bulukumba. Ia disebut baru pulang sebagai TKI dari Malaysia. Amiludin juga tak memiliki KTP dan BPJS Kesehatan yang diperlukan sebagai syarat operasi.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X