4 Fakta Alasan Bripda Randy Ingin Gugurkan Kandungan Novia

- Rabu, 8 Desember 2021 | 01:21 WIB
Almarhumah Novia Widyasari Rahayu (kiri) dan Bripda Randy Bagus (kanan). Ist
Almarhumah Novia Widyasari Rahayu (kiri) dan Bripda Randy Bagus (kanan). Ist

Menjadi bagian dari instansi kepolisian, Bripda Randy harus dituntut sebagai contoh dan tauladan bagi masyarakat. Seperti halnya UU No 2 tahun 2002 yang menerangkan peran Polri sebagai fungsi Pemerintahan meliputi pemeliharaan keamanan Dan ketertiban masyarakat, Penegakkan hukum, perlindungan dan pengayom, dan pelayan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai Hak Asasi Manusia. 

Namun, menghamili Novi dan enggan bertanggung jawab, jelas mengancam karirnya sebagai polisi. Prilaku ini jelas sangat tidak sesuai dengan karakter polisi yang seharusnya melindungi masyarakat. Bukan menyakiti maupun membuat masyarakat menjadi depresi.  

 

3. Dituduh Menjebak Bripda Randy 

Komnas Perempuan membeberkan fakta bahwa saat ibu Novi melakukan komunikasi dengan keluarga Randy terkait kehamilan Novi yang kedua kali, Novi malah dituduh menjebak Randy agar menikahinya. 

Karena dituduh menjebak Randi itulah yang kemudian membuat Novia menjadi sangat depresi. Kondisi itu makin memburuk setelah Novia baru saja ditinggal oleh ayahnya. 

 

4. Keluarga Bripda Randy Mendukung Aborsi

Yang tidak kalah mengejutkan adalah adanya peran keluarga Bripda Randy Bagus dalam pemaksaan aborsi Novia. Berdasarkan keterangan Novia dalam laporannya ke Komnas Perempuan, aborsi itu juga mendapat dukungan dari keluarga Bripda Randy Bagus. (*)

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

X