Ketahui Return Trip Effect, Penjelasan Kenapa Perjalanan Pulang Terasa Lebih Cepat

- Minggu, 16 Januari 2022 | 10:48 WIB

Sebuah penelitian dari Niels Van De Ven mengatakan bahwa terdapat a Violation of Expectation yang dapat diartikan pelanggaran harapan dalam perjalanan.

Pelanggaran harapan itu dimaksud bahwa "seseorang merasa durasi perjalanan berangkat dan pulang itu sama namun nyatanya terasa lebih singkat".

Ini merupakan ekspektasi umum yang dirasakan orang-orang ketika melakukan perjalanan. Dimana faktor ekspektasi telah diuji dan disandingkan dengan faktor familiaritas. 

Sementara Richard A. Block, seorang psikolog dari Montana State University berpendapat bahwa Return Trip Effect muncul karena orang-orang yang bepergian ingin berangkat untuk tepat waktu sementara ketika pulang tidak demikian atau dengan kata lain tidak ditarget dengan waktu.

Baca Juga: 5 Resep Olahan Madu Untuk Mengatasi Lelah dan Stres, Layak Dicoba Setelah Seharian Bekerja

Memang benar adanya karena berangkat biasanya lekat dengan tepat waktu apalagi dengan tujuan yang beragam terutama rasa kepentingan, sementara pulang biasanya tidak lekat dengan tepat waktu.

Dari berbagai penelitian diatas, faktanya jika sedang berangkat menuju suatu tujuan terlebih lagi tempat baru atau asing memang setiap orang otomatis merasa baru, sering melihat jam, bertanya kapan sampai, lebih memperhatikan, mengarahkan mata ke titik manapun, menghafal atau bahkan antisipasi rute.

Berbeda dengan pulang yang tidak terlalu terfokus dengan waktu karena tujuannya sendiri hanya untuk pulang saja.(*)

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Waspadai 5 Penyebab Gagal Ginjal di Usia Muda

Rabu, 18 Mei 2022 | 16:25 WIB

Call of Duty Mobile Siap Dapatkan Map Klasik

Senin, 16 Mei 2022 | 21:05 WIB

Rajin Mandi Ternyata Bisa Mengobati Bisul

Senin, 16 Mei 2022 | 12:40 WIB
X