Sulit Berhenti Merokok? Coba Lakukan Cara Ini

- Minggu, 19 September 2021 | 10:15 WIB
Ilustrasi (Pixabay/ HansMartinPaul)
Ilustrasi (Pixabay/ HansMartinPaul)

HALUANPADANG.COM - Tak sedikit dari orang-orang yang menjadikan stres sebagai alasan untuk merokok. Anggapan bahwa rokok menghilangkan stres memang telah beredar luas di masyarakat.

Penelitian juga menunjukan kalau orang yang depresi dua kali lebih mungkin untuk merokok dibandingkan yang tidak depresi. Kebanyakan orang mulai merokok sebelum menunjukkan tanda-tanda depresi, jadi tidak jelas apakah merokok menyebabkan depresi atau depresi mendorong orang untuk mulai merokok.

Akan tetapi pada kenyataannya, ini hanyalah efek sementara dan seseorang akan terjebak di lingkaran setan untuk merokok terus menerus.

Memang tidak mudah untuk menghentikan kebiasaan merokok. Berhenti merokok secara tiba-tiba justru tidak akan efektif dan dapat memperburuk gejala penarikan. Bila kamu berkemauan untuk berhenti merokok, berikut beberapa tips yang bisa kamu coba:

1. Komitmen untuk berubah

Pikirkan atau bila perlu tuliskan hal apa saja yang bisa kamu peroleh jika tidak merokok, seperti kesehatan fisik yang lebih baik, napas yang lebih segar, konsentrasi yang lebih baik, dan lebih banyak uang untuk dibelanjakan untuk hal-hal lain.

Dengan demikian, ini bisa memotivasi kamu untuk berkomitmen berhenti merokok.

2. Minta dukungan dari teman dan keluarga

Berhenti merokok bisa lebih mudah bila didukung oleh keluarga dan teman. Jika kamu tinggal dengan orang yang merokok, atau memiliki teman yang merokok, sarankan kepada mereka untuk berhenti bersama.

Jika anggota rumah merokok, dorong mereka untuk tidak merokok di sekitar kamu atau meninggalkan rokok, asbak, atau pemantik api di tempat yang tidak kamu lihat.

3. Cari koping stres lainnya

Bila kamu sering menggunakan rokok untuk mengatasi stres, cari cara lain untuk mengatasinya. Beberapa hal yang bisa kamu coba contohnya meditasi dan latihan pernapasan, olahraga teratur, mengurangi alkohol, makan makanan yang seimbang, akupunktur, dan hipnosis.

4. Hindari pemicu merokok

Buang semua produk tembakau atau hal-hal yang berhubungan dengan rokok, seperti pemantik api atau asbak. Ini dapat membantu kamu untuk mengurangi gejala penarikan. Identifikasi pula hal-hal apa saja yang memicu keinginan merokok, seperti di pesta atau setelah makan.

Cobalah untuk menghindari situasi tersebut jika memungkinkan, atau rencanakan cara untuk melawan pemicu yang sulit dihindari.

5. Bersiaplah untuk menghadapi gejala penarikan

Gejala penarikan bisa berupa sakit kepala, mual, lekas marah, gelisah, mengidam rokok, merasa sengsara, sulit berkonsentrasi, nafsu makan meningkat dan mengantuk.

Minum lebih banyak jus buah segar atau air, makan lebih banyak makanan berserat tinggi, kurangi kafein dan gula tambahan dapat membantu kamu dalam mengatasi gejala penarikan.

6. Jangan menyerah jika kambuh

Banyak orang yang gagal berhenti merokok akan kambuh. Namun, sebaiknya jangan menyerah dan jangan tunda untuk mencoba berhenti lagi. Gunakan kegagalan yang sebelumnya untuk mencari tahu apa yang salah dari prosesnya.

Dengan demikian, kamu punya peluang yang lebih besar dalam kesempatan selanjutnya.

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Sumber: Halodoc.com

Tags

Terkini

Mengenal Zero Waste, Gaya Hidup Ramah Lingkungan

Minggu, 28 November 2021 | 09:47 WIB

Mengenal 4 Jenis Perkawinan di Minangkabau

Kamis, 25 November 2021 | 15:39 WIB
X