Presiden Jokowi Yakin Dony Oskaria Mampu Bangkitkan Pariwisata Indonesia

- Kamis, 13 Januari 2022 | 18:57 WIB
Presiden Joko Widodo menjajal jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis, 13 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr
Presiden Joko Widodo menjajal jalan bypass dari Bandara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Majid menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Kamis, 13 Januari 2022. Foto: BPMI Setpres/Muchlis Jr

 

HALUANPADANG.COM – Presiden Jokowi meletakan kepercayaan penuh kepada Direktur Holding BUMN Pariwisata Indonesia, Dony Oskaria untuk kembali memacu sektor pariwisata. Presiden yakin, dengan pengalaman panjangnya, Dony Oskaria mampu membawa pariwisata Indonesia kea rah lebih baik.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meluncurkan Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung Injourney di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Rabu (13/1/2022).

Holding Pariwisata ini akan mengelola banyak perusahaan. Mulai dari penerbangan, kemudian pengelolaan bandara, 120 hotel. Kemudian kawasan pariwisata dari Nusa Dua, Mandalika, Likupang, Borobudur, ada Taman Mini. Kemudian, pernak-pernik handycraft di Sarinah.

“Tadi saya sudah  dipaparkan oleh Dirut Pak Dony. Ini akan menjadi sebuah kekuatan yang besar. Saya yakin, Pak Dirut Pak Dony, dengan pengalaman yang panjang di bidang ini mampu,” ujar Presiden.

Baca Juga: Dony Oskaria: Jangan Terlena Pola Tradisional, Kemajuan Sumbar Ada di Tangan Anak Muda

Dijelaskan Presiden, dua tahun dilanda pandemi, sektor pariwisata mengalami kontraksi yang sangat dalam.

Sebelum pandemi, sektor pariwisata menjadi kontributor devisa terbesar kedua dengan pendapatan domestik (PDB) mencapai 10 miliar Dolar Amerika Serikat dan bisa menyediakan 13 juta lapangan kerja.

“Oleh sebab itu, kondisi seperti ini harus kita hadapi dan kita tidak boleh patah arang, dan kita harus memanfaatkan ini sebagai titik balik untuk melakukan sebuah lompatan. Momentum untuk melakukan penataan, momentum untuk melakukan transformasi, membangun sebuah ekosistem yang lebih kuat dan Tangguh,” ujar Presiden.

Kendala-kendala yang menghambat kemajuan sektor pariwisata menurut harus segera kita selesaikan.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Anti Ribet, Berikut Tips Packing Praktis untuk Liburan!

Selasa, 14 Desember 2021 | 22:54 WIB
X