5 Karakter yang Terbentuk dari Budaya Marantau di Minangkabau

- Sabtu, 20 November 2021 | 16:06 WIB
Ilustrasi marantau (reshot.com)
Ilustrasi marantau (reshot.com)

HALUANPADANG - Minangkabau terkenal dengan budaya marantau-nya. Marantau atau merantau dalam bahasa Indonesia merupakan suatu usaha untuk berpindah ke tempat baru dalam rangka mencari penghidupan dan pengalaman.

Budaya marantau biasanya dilakukan oleh para pemuda di Minangkabau. Dari budaya marantau-lah terbentuk jati diri pemuda Minang yang tangguh di setiap aspek kehidupan.

Masyarakat Minang sendiri memiliki pepatah adat yang berbunyi:

“Karatau madang di hulu babungo babuah balun, ka rantau bujang dahulu di Kampuang baguno balun,”

Pepatah adat ini memiliki maksud agar memotivasi pemuda Minang untuk marantau jika belum ada yang bisa diperbuatnya di kampung.

Pada zaman dahulu di Minang, budaya marantau dianggap sebagai sesuatu yang wajib dilakukan oleh setiap pemuda Minang.

Menurut masyarakat Minang, akan ada lima karakter yang terbentuk ketika seorang pemuda pergi marantau meninggalkan kampung halamannya, yaitu:

1. Bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan

Para perantau Minang memegang teguh pepatah adat yang berbunyi, “dima bumi dipijak di situ langik dijunjuang,” yang artinya masyarakat Minang harus menghormati adat istiadat dan budaya di perantauan.

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Terkini

Anti Ribet, Berikut Tips Packing Praktis untuk Liburan!

Selasa, 14 Desember 2021 | 22:54 WIB
X