Bungo Lado dan Jamba, Tradisi Perayaan Maulid Nabi di Kabupaten Padang Pariaman

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:44 WIB
Bungo Lado, tradisi masyarakat di Padang Pariaman menyambut maulid nabi
Bungo Lado, tradisi masyarakat di Padang Pariaman menyambut maulid nabi

Hal ini bukan tanpa alasan, ini merupakan simbol perhatian masyarakat Kabupaten Padang Pariaman terhadap warga yang kurang mampu yang nantinya makanan tersebut akan dibagi-bagikan. 

Semua makanan dihidangkan di dalam masjid atau surau, kemudian angku atau imam mempersilakan seluruh masyarakat yang hadir untuk makan bersama.

Setelah makan, anak-anak bahkan orang dewasa akan berebutan mengambil makanan ringan dan buah yang masih tersedia. Tak jarang pula ada yang mengambil lauk.

Selain berebutan makanan, terkadang para perantau yang pulang kampung saat perayaan Maulid Nabi juga membagi-bagikan buah tangan berupa uang atau souvenir.

Lalu apa yang terjadi dengan bungo lado? Uang pada bungo lado yang dipamerkan di Perayaan Maulid Nabi akan disumbangkan pada masjid atau surau agar dapat digunakan untuk menunjang kegiatan keagamaan.

Uang yang terkumpul dari bungo lado dapat mencapai puluhan juta rupiah.

Tradisi perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Padang Pariaman memang sangat semarak. Warga berlomba-lomba menunjukkan antusiasmenya  dengan mengikuti segala rangkaian kegiatan.

Kegiatan ini juga layak masuk ke dalam daftar wisata budaya yang dapat menambah wawasan. Selain kaya akan nilai agama dan semangat keimanan, tradisi ini juga kaya akan nilai budaya masyarakat Indonesia yang berdasar pada Pancasila.(*)

 

 

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Terkini

5 Kedai Kopi Kekinian Ini Ternyata Milik Para Artis

Selasa, 9 November 2021 | 15:49 WIB

Turbulensi Tidak Selalu Berbahaya, Ini 5 Faktanya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:24 WIB
X