5 Lokasi Wisata Di Sumatera Barat Ini Sering Dikunjungi, Namun Cerita di Baliknya Bikin Bulu Kuduk Berdiri

- Kamis, 9 September 2021 | 12:24 WIB
Jam Gadang, Bukittinggi (pixabay)
Jam Gadang, Bukittinggi (pixabay)

HALUANPADANG.COM – Soal pilihan wisata, Sumatera Barat tak diragukan lagi. Provinsi ini memiliki berbagai lokasi wisata dengan pesonanya yang menakjubkan. Mulai dari wisata danau, pegunungan, laut, dan pemandangan alam lainnya yang memesona mata.

Namun terkadang di balik pesonanya yang indah, ada cerita-cerita mistis yang membuat bulu kuduk merinding. Berikut lokasi wisata terkenal di Sumbar yang menyimpan cerita mistis di baliknya.  

  1. Jam Gadang

Jam Gadang menjadi landmark Kota Bukittinggi hingga saat ini. Jika diperhatikan, ada yang tak biasa dalam penulisan angka romawi pada angka di jam tersebut. Penulisan angka Romawi IV ditunjukkan dengan IIII. Konon kabarnya angka ini menunjukkan jumlah korban yang jadi tumbal.

Jam Gadang dibangun tahun 1926 oleh arsitek Yazin dan Sutan Gigi Ameh. Jam ini merupakan sebuah hadiah yang diberikan kepada sekretaris kota dari Ratu Belanda.

Pembangunan Jam Gadang terbilang sangat unik karena struktur bangunannya menggunakan kapur, putih telur dan pasir putih. Putih telur ini dahulu dipercaya mempunyai zat perekat yang kuat. Terbukti hingga sekarang Jam Gadang ini masih berdiri, meskipun banyak hal yang sudah diperbaiki akibat gempa. 

Jam Gadang yang usianya sudah puluhan tahun ini memiliki misteri tentang orang yang dijadikan tumbal saat pembangunannya. Suatu hal yang hingga saat ini beredar di legenda Sumatra Barat adalah penulisan angka romawi IV di jam ditulis dengan IIII. Penduduk setempat menganggap bahwa penulisan ini sangat janggal dalam penulisan Romawi. Hingga pada akhirnya masyarakat menyimpulkan sebagai 4 jumlah korban yang dijadikan tumbal. 

  1. Lobang Jepang

Lobang Jepang dikenal sebagai terowongan yang dibangun untuk pertahanan Jepang dahulunya. Goa ini dibangun sebagai tempat pengintaian dan eksekusi mati. Pada masa pembangunannya, ribuan penduduk  meninggal dunia karena dipekerjakan secara paksa.

Di antara ruangan yang ada, area yang paling tragis adalah ruang dapur. Ukuran dapur ini cukup luas, dan tempat ini sering dijadikan sebagai tempat penyiksaan dan tempat memutilasi tubuh para tawanan perang.

Goa ini sejatinya memiliki panjang 1, 5 kilometer. Namun pengunjung hanya bisa menjelajahi goa dengan panjang hanya sekitar 750 m saja. Tapi hati-hati, konon katanya hingga saat ini, masih sering terlihat penampakan tentara Jepang yang berkeliaran di lokasi ini.

Halaman:

Editor: Puspita Indah Cahyani

Tags

Terkini

5 Kedai Kopi Kekinian Ini Ternyata Milik Para Artis

Selasa, 9 November 2021 | 15:49 WIB

Turbulensi Tidak Selalu Berbahaya, Ini 5 Faktanya

Minggu, 24 Oktober 2021 | 13:24 WIB
X