Tokoh Agama Ranah Minang Bersatu Sukseskan Tahun Toleransi 2022

- Selasa, 5 Oktober 2021 | 12:15 WIB
Diskusi persiapan tahun tgoleransi di Grand Rocky Hotel, Bukittinggi sejak Minggu hingga Rabu (3-5/10/2021).
Diskusi persiapan tahun tgoleransi di Grand Rocky Hotel, Bukittinggi sejak Minggu hingga Rabu (3-5/10/2021).

HALUANPADANG.COM – Setelah tiga hari terlibat diskusi panjang tentang kerukunan umat beragama, tokoh-tokoh agama di Ranah Minang (Sumatera Barat-red) akhirnya bersepakat untuk mengantarkan Sumbar sebagai tuan rumah peringatan Tahun Toleransi 2022.

Diskusi dilaksanakan di Grand Rocky Hotel, Bukittinggi sejak Minggu hingga Rabu (3-5/10/2021). Para tokoh agama, baik yang berasal dari organisasi kegamaan, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), pejabat daerah Kementerian Agama, menggelar diskusi dengan hangat, dengan tema toleransi.

Tenaga Ahli Kementerian Agama, Muhammad Syalthout, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumbar, Gusrizal Gazahar, Plt Kepala Kanwil Kemenag Sumbar Syamsuir, hingga Ketua FKUP Sumbar Prof Duski Samad bergantian memimpin jalannya diskusi.

Banyak hal yang didiskusikan, mulai dari hal yang sensitif, hingga diskusi harapan agar ke depan Sumbar tetap berada dalam kemajemukan, dan bisa terus menjaga kerukunan antar umat beragama. Negeri ini, dari dulu memang terkenal dengan penghormatan pada perbedaan.

Baca Juga: Dilantik Sebagai Ketua KNPI, Teddy Deska Siap Ciptakan Pemuda Dharmasraya yang Berkompeten

Usai diskusi, para tokoh akhirnya membuat empat poin kesepakatan yang tertuang dalam pernyataan sikap. “Setelah mendengar pemaparan tentang Tahun Toleransi 2022 dan mendiskusikannya, kami semua bersepakat untuk menyukseskan Sumbar sebagai tuan rumah Tahun Toleransi 2022,” ucap para tokoh di pernyataan sikap.

Dalam pernyataan sikap disebutkan kalau, toleransi moderasi dan kerukunan bagi masyarakat Sumbar merupakan identitas kultural dan ekspresi sosial yang sudah mendarah daging.

Toleransi sudah melekat pada sikap prilaku dan filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah yang dipegang masyarakat Sumbar.

“Kami mendukung dan akan menyukseskan Tahun Toleransi 2022 yang memuat dimensi toleransi keagamaan, kebangsaan dan kemanusiaan, dengan memfasilitasi dan memberdayakan FKUB, tokoh agama dan orgas keagamaan,” bunyi pernyataan sikap.

Baca Juga: Lulus dengan Predikat Cumlaude, Prilly Latuconsina Tak Ingin Buru-buru Lanjut S2

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Enggan Bayarkan Zakat? Siap-siap Kena Azab Pedih!

Rabu, 22 September 2021 | 11:05 WIB

Sah! Super Weekend II PMPL PUBG Milik Bonafide

Minggu, 5 September 2021 | 22:26 WIB

Wuih! Player Esport Digaji Pakai Kripto

Jumat, 3 September 2021 | 16:21 WIB
X