Sisi Lain MHM di Mata Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar Musfi Yendra

- Jumat, 29 Juli 2022 | 22:57 WIB
Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar Musfi Yendra
Dewan Pembina BPD HIPMI Sumbar Musfi Yendra

HALUAN PADANG - Saya sepakat hukum ditegakkan seadilnya. Tanpa tebang pilih.  Prosesnya harus benar. Sesuai kaidah berlaku. Kita pun menolak jika hukum diperalat. Bagi semua orang.
 
Sebagai sahabat saya prihatin apa yang menimpa Mardani H. Maming (MHM). Dalam usia yang sangat muda ia mendapat ujian hidup yang berat. Berurusan dengan hukum. Prosesnya berjalan sangat cepat. Banyak yang mempertanyakan soal itu.
 
Kok bisa secepat itu?
 
MHM ditetapkan sebagai tersangka tunggal oleh KPK. Dugaan menerima suap izin tambang. Saat ia menjabat Bupati di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Yang diduga memberi suap tidak  ditetapkan sebagai tersangka.  Alasannya sudah meninggal. Kasus ini dirasa janggal.
 
Semalam MHM ditahan di rutan KPK. Biarlah proses hukum berjalan sesuai tahapannya. Harus dihormati. MHM dengan kepala tegak  sudah siap menjalaninya.
 
Sisi lain dari MHM, ia anak muda hebat. Sukses berkarir sedari dini. Sebagaimana motto hidupnya yang inspiratif; kejar mimpimu di usia muda.
 
MHM seorang anak kepala desa yang dikenal sebagai pekerja keras dan petarung.
 
MHM pernah mendapat rekor MURI sebagai Bupati Termuda di Indonesia. Tahun 2010 ia menjadi Bupati Tanah Bumbu saat berusia 29 tahun. Sebelumnya ia juga menjadi anggota DPRD termuda di daerah itu.
 
Selama menjadi Bupati Tanah Bumbu ia menggratiskan pendidikan, kesehatan, program 1000 guru berprestasi, memberikan beasiswa doktor (S3), berbagai program peningkatan UMKM, mendorong lahirnya pelaku usaha baru (start up) dan pembenahan tata kelola pemerintahan.
 
Ia membenahi birokrasi di Tanah Bumbu, dengan itu tahun 2013, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi memberinya penghargaan Innovative Government Award.
 
MHM juga mendapat penghargaan Sikompak Award tahun 2014 dari Wakil Presiden Boediono, atas prestasinya sebagai pembina terbaik nasional PNPM Mandiri Pedesaan Kategori Perencanaan Pembangunan Desa (PPD) Aspek Tata Kelola Desa.
 
Kemudian juga menerima penghargaan Desa Teknologi Informasi dan Komunikasi Award periode 2014, dari Kementerian Informasi dan Komunikasi, dalam kategori website desa terbaik dan website desa terbanyak tingkat nasional.
 
Dengan berbagai capaian sebagai kepala daerah muda itu MHM juga mendapat penghargaan sebagai Tokoh Muda Berprestasi dari Jawa Pos tahun 2013.
 
MHM juga dipercaya menjadi Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) pada tahun 2015–2020. Ia pun yang menjadi Ketua APKASI termuda pertama di Indonesia.
 
Pada periode kedua, MHM memenangi telak Pilkada di Tanah Bumbu tahun 2015. Namun tahun 2018 ia mengundurkan diri dari jabatan Bupati. MHM fokus menjadi pengusaha. Di dunia usaha MHM juga melesat. Melalui PT Batulicin 69 dan PT Maming 69, dua perusahaan holding itu membawahi 35 anak perusahaan.
 
Saya mengenal MHM sejak tahun 2019. Ketika ia mencalonkan diri menjadi Ketua Umum HIPMI. Hingga ia terpilih untuk periode 2019-2022 ini.
 
Ia sahabat yang sangat baik. Rendah hati. Sederhana. Kepeduliannya tinggi kepada orang lain. Sebagai elit politik dan pengusaha sukses MHM tidak melihatkan kemewahan. 
 
Kami tahu persis kebiasaan MHM; makan di warung kaki lima, mampir di jajanan makanan gerobak pinggir jalan tujuannya agar ia berbaur dengan kelas bawah, memakai sandal jepit biasa, berkaos oblong hanya sesekali pakai kemeja atau batik, memakai sepatu  murah yang biasa dipakai mahasiswa.
 
MHM juga memiliki kepedulian yang sangat tinggi terhadap orang miskin. Saya paling sering berdiskusi dengan MHM melalui WhatsApp atau DM Instagram soal bagaimana HIPMI Peduli hadir di tengah masyarakat terutama yang ditimpa musibah. Ia sangat responsif.
 
Di bawah arahan MHM HIPMI Peduli selalu hadir membantu masyarakat terdampak bencana alam, HIPMI menganggarkan Rp. 21,3 miliar untuk penanganan Covid-19 tahun 2021 lalu, tahun ini HIPMI juga menebar 700 ekor hewan kurban di seluruh Indonesia, di zaman MHM jadi Ketum HIPMI juga sering diadakan pengajian secara virtual dihadiri ribuan anggota dan pengurus HIPMI se-Indonesia, dan berbagai program sosial lainnya.
 
Selama tiga tahun ini memimpin HIPMI banyak capaian dan inovasi program yang dilakukan MHM dan jajaran pengurus pusat. MHM memimpin HIPMI di periode paling sulit, karena turbulensi ekonomi akibat Covid-19. MHM bergerak aktif membangun sinergisitas antara pemerintah, perbankan, BUMN, mendorong investasi baru tumbuh untuk membantu bangkitnya pelaku usaha, terutama UMKM pasca Covid-19 ini.
 
Proses hukum yang akan dijalankan MHM saat ini, itulah momentum penting dalam hidupnya.  Apapun keputusan pengadilan nanti, itulah takdir bagi MHM.
 
Pada waktunya suatu saat MHM akan menjadi lebih besar, karena sudah ditempa kian matang.
 
Sebagai sahabat kami memberikan doa terbaik. Semangat, Ketum MHM!.(*)

Editor: Tio Furqan

Terkini

Bahasa Daerah yang Mulai Ditinggalkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:07 WIB

Ilustrasi Tidak Logis

Minggu, 27 Februari 2022 | 21:38 WIB

Desa Kecil di Kota Kecil

Jumat, 11 Februari 2022 | 15:04 WIB

Menggugat “Bahasa”

Jumat, 4 Februari 2022 | 14:50 WIB

NAGARI RAMAH HARIMAU

Minggu, 16 Januari 2022 | 04:36 WIB

Speech Delay dan Perkembangan Teknologi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:35 WIB
X