Bahasa Daerah yang Mulai Ditinggalkan

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:07 WIB
ilustrasi/foto: nu online
ilustrasi/foto: nu online

HALUAN PADANG- Indonesia menjadi salah satu negara dengan penduduk terbesar di dunia. Dimana hal itu juga sebanding dengan keanekaragaman yang dimiliki. Mulai dari makanan khas, baju adat, tarian, lagu dan juga bahasa daerah.

Berdasarkan data dari Kemendikbud disebutkan bahwa terdapat 718 bahasa daerah di Indonesia. Hal ini telah menunjukkan tentang seberapa kayanya Indonesia. Sejak dahulu bahasa daerah menjadi suatu hal yang terus-menerus digunakan.

Namun kini, semakin berkembangnya jaman dan masuknya arus globalisasi mulai merubah pola hidup masyarakat. bahasa daerah yang biasanya digunakan dalam kehidupan baik dalam keluarga maupun di lingkungan sekitar, saat ini mulai tergantikan dengan adanya bahasa asing.

Baca Juga: Bantu Korban Gempa, MER-C Kirim Tim Medis Bedah Tulang ke Afghanistan


Masuknya bahasa asing dipengaruhi oleh mudahnya akses teknologi dan informasi. Oleh karenanya hal ini mulai mempengaruhi pola pikir masayarakat bahwa saat ini yang terpenting adalah mengusai bahasa asing. Bahasa asing telah menjadi kriteria penting bagi orang tua dalam memilih sekolah anaknya. Pasalnya saat ini sekolah internasional telah menjadi pilihan utama sebagai tempat belajar bagi anak-anak.

Namun dalam sekolah internasional tidak diajarkan penggunaan bahasa daerah. Ironisnya, saat ini penggunaan bahasa daerah hanya diajarkan pada sekolah negeri saja.

Bahasa menjadi awal pemahaman dan seterusnya akan melekat pada kebiasaan. Sebab itu penggunaan bahasa menjadi suatu hal yang harus diperhatikan. Saat ini penggunaan bahasa daerah semakin terkikis, dimana kita hanya bisa melihat penggunaan bahasa daerah di desa terpencil dan pelosok daerah.

Baca Juga: Kecelakaan Maut! Bus Pariwisata Masuk Jurang, 3 Penumpang Tewas di Tempat

Dalam hal ini beberapa faktor utama yang menjadi penyebab hilangnya bahasa daerah adalah peran orang tua. Para orang tua cenderung mengajarkan kepada anaknya penggunaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris dalam masa perkembangannya.

Mereka beranggapan, anak akan tertinggal dan kalah dalam pendidikan jika tidak mengusai bahasa asing. Oleh karenanya penggunaan bahasa daerah tidak diterapkan di rumah. Sama halnya dengan pemilihan sekolah, para orang tua lebih khawatir anaknya tidak bisa berkomunikasi dengan bahasa asing dibandingkan dengan bahasa daerah.

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Bahasa Daerah yang Mulai Ditinggalkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:07 WIB

Ilustrasi Tidak Logis

Minggu, 27 Februari 2022 | 21:38 WIB

Desa Kecil di Kota Kecil

Jumat, 11 Februari 2022 | 15:04 WIB

Menggugat “Bahasa”

Jumat, 4 Februari 2022 | 14:50 WIB

NAGARI RAMAH HARIMAU

Minggu, 16 Januari 2022 | 04:36 WIB

Speech Delay dan Perkembangan Teknologi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:35 WIB
X