NAGARI RAMAH HARIMAU

- Minggu, 16 Januari 2022 | 04:36 WIB
Harimau Sumatera(Panthera Tigris Sondaica)
Harimau Sumatera(Panthera Tigris Sondaica)

Oleh : Ardi Andono,S.T.P,M.Sc

Kepala BKSDA Sumatera Barat

  

Haluan Padang - Konflik manusia dengan satwa liar khususnya Harimau Sumatera merupakan permasalahan yang kompleks. Bukan Soal keselamatan manusia saja, tetapi juga soal keselamatan satwa itu sendiri.

Kerugian yang umum akibat konflik tersebut dapat dilihat dengan ragam fenomena seperti rusaknya tanaman pertanian dan atau perkebunan serta pemangsaan ternak oleh satwa liar. Bahkan menimbulkan korban jiwa di pihak manusia.

Namun, di sisi lain ada juga satwa liar yang berkonflik dengan manusia malah berakhir tragis dengan kematian. Pertikaian secara fisik, masuk jebakan, atau terluka adalah gambaran konflik manusia dengan satwa liar.

Dengan demikian penanganan konflik haruslah didasari tujuan untuk meminimalisir efek negatif kepada kehidupan sosial manusia, ekonomi, kebudayaan, dan pada konservasi satwa liar dan atau pada lingkungannya.


Di Provinsi Sumatera Barat sendiri terdapat 2 lanskap habitat harimau yakni kategori Lanskap Besar dan Lanskap Sedang.

Lanskap Besar di Sumatera Barat meliputi Taman Nasional Kerinci Seblat, SM Barisan, Batang Pangean I dan II, hingga Rimbang Baling. Daya Tampung Harimau Sumatera pada Lanskap Besar ini lebih dari 70 ekor Harimau Sumatera.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahasa Daerah yang Mulai Ditinggalkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:07 WIB

Ilustrasi Tidak Logis

Minggu, 27 Februari 2022 | 21:38 WIB

Desa Kecil di Kota Kecil

Jumat, 11 Februari 2022 | 15:04 WIB

Menggugat “Bahasa”

Jumat, 4 Februari 2022 | 14:50 WIB

NAGARI RAMAH HARIMAU

Minggu, 16 Januari 2022 | 04:36 WIB

Speech Delay dan Perkembangan Teknologi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:35 WIB
X