Speech Delay dan Perkembangan Teknologi

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:35 WIB
Shilva Lioni
Shilva Lioni

Oleh : Shilva Lioni

Dosen Jurusan Sastra Inggris Universitas Andalas

Haluan Padang - Belakangan ini para orang tua millenial tengah dihantui oleh fenomena Speech Delay. Sebuah fenomena yang merujuk pada keadaan saat seorang anak mengalami keterlambatan berbicara, walaupun sudah beranjak usia dua tahun.

Baru-baru ini Speech Delay sempat menjadi trending setelah anak dari Artis Larissa Chou dan Anji mengalami gejala tersebut.

Para peneliti mencoba mengungkap tabir, kenapa Speech Delay bisa terjadi pada anak. Baik dari sisi kesehatan, psikologi, Neurologi, Nutirisionis, bahkan Linguistik.

Walaupun Speech Delay datang akibat gangguan pendengaran, neurologis dan masalah tumbuh kembang anak. Tetapi faktor terbesar Speech Delay berasal dari luar (Eksternal), yakni berkaitan dengan perkembangan teknologi yang pesat.

Lantas bagaimana bisa perkembangan teknologi dapat mempengaruhi anak untuk bisa berbicara ?

Penggunaan Gadget Berlebihan

Seiring perkembangan zaman, anak di bawah usia dua tahun sudah mampu mempelajari secara alamiah soal sistem alat digital, salah satunya Gadget. Anak-anak belajar dengan cara mengamati dan mendengar sound dari Gadget yang dipakai oleh orang sekitar, misalkan orang tua si anak itu sendiri.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bahasa Daerah yang Mulai Ditinggalkan

Sabtu, 25 Juni 2022 | 12:07 WIB

Ilustrasi Tidak Logis

Minggu, 27 Februari 2022 | 21:38 WIB

Desa Kecil di Kota Kecil

Jumat, 11 Februari 2022 | 15:04 WIB

Menggugat “Bahasa”

Jumat, 4 Februari 2022 | 14:50 WIB

NAGARI RAMAH HARIMAU

Minggu, 16 Januari 2022 | 04:36 WIB

Speech Delay dan Perkembangan Teknologi

Sabtu, 15 Januari 2022 | 12:35 WIB
X