Deddy Corbuzier Tuai Kecaman Kiai Jateng, Disebut Merusak Bangsa Sendiri

- Selasa, 10 Mei 2022 | 11:15 WIB
Buat Konten Bersama Pasangan Sesama Jenis, Deddy Corbuzier Tuai Banyak Kritikan (Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier)
Buat Konten Bersama Pasangan Sesama Jenis, Deddy Corbuzier Tuai Banyak Kritikan (Tangkapan Layar YouTube Deddy Corbuzier)

HALUAN PADANG - Acara Deddy Corbuzier yang mengundang bintang tamu pasangan LGBT Ragil Mahardika dan Frederik Vollert di podcastnya terus menuai kecaman.

Kali ini, kecaman itu dari Ketua Umum Forum Komunikasi Kiai-Kiai Muda (FSKM) se-Jateng Akomadhien Shofa.

“Sungguh terlalu YouTuber Deddy Corbuzier karena telah mengangkat diskusi soal Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) lewat podcast di situs YouTubenya,” kata Akomadhien Shofa dalam keterangan tertulisnya dikutip pada Selasa (10/5/2022).

Baca Juga: Gegara Konten Gay, Deddy Corbuzier Ditinggal 8 Juta Follower IG

Menurutnya, Deddy Corbuzier secara tidak langsung dan terang-terangan telah menyiarkan kelompok LGBT, tayangan yang semestinya tidak pantas untuk dikonsumsi publik karena sebuah tindakan yang keliru dan amoral.

“Deddy seperti malah mempromosikan penyakit masyarakat, yang bisa merusak bangsa yang sepatutnya kita jaga bersama-sama. Jika kita diam berarti kita menjadi bagian yang mengamini Deddy Corbuzier, artinya ikut membesarkan LGBT,” katanya.

Dia menjelaskan bahwa kelompok LGBT bukanlah suatu hal yang normal, melainkan aib, yang sejarah peradaban telah dikisahkan sejak zaman Nabi Luth.

Dia menegaskan, Indonesia yang menganut ideologi Pancasila yang menjadikan nilai-nilai agama sebagai panduannya.

“Jelas LGBT adalah persoalan yang semestinya disembuhkan, dan tidak boleh dibiarkan karena bisa merusak kehidupan serta kesehatan masyakarat kita. Jadi jelas LGBT tidak sesuai dengan falsafah bangsa Indonesia dan ajaran agama manapun,” kata salah satu Pimpinan Pondok Pesantren Alhikmah 1 Benda Sirampog Brebes ini.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa perilaku LGBT sangat memalukan dan menjijikkan, sehingga tak perlu disiarkan untuk khalayak ramai.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: sindonews.com

Tags

Terkini

X