Curhat Dono Warkopi Asal Ranah Minang: Cuma Lulusan SMP, Sempat Kerja Serabutan di Ibu Kota

- Jumat, 24 September 2021 | 17:43 WIB

HALUANPADANG.COM –Sebelum terkenal seperti sekarang, grup Warkopi, yang dianggap kloningan legenda humor Indonesia, Warkop DKI, punya kehidupan yang tidak mulus. Bahkan, Sepriadi, personel Warkopi yang mirip almarhum Dono, hanya sempat menyelesaikan sekolah sampai bangku SMP saja.

Diungkapkan “Dono” Sepriadi, dirinya harus meninggalkan bangku sekolah. “Saya hanya sampai bangku SMP, tidak SMA,” terang Dono ketika ditanya oleh manajemen Kanal Youtube Patria TV.

Tidak bisa menyelesaikan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, bukan berarti dia patah semangat dalam menjalani hidup. Dono akhirnya memilih untuk merantau ke Jakarta dan bekerja serabutan. “Awalnya bekerja dengan orang, sampai ke Kalimantan. Dari jualan kerudung sampai nasi Padang,” ungkap Dono.

Dono yang kelahiran 1997 terhitung sudah lima tahun di Jakarta. Dia juga fasih berbahasa Minang dan sempat menyapa penonton Patria TV pakai Bahasa Minang.

Dia kini mengaku sudah punya usaha sendiri yang dibangunnya dari nol. Tapi dia tidak merinci berapa omzet usaha yang sekarang sedang dikelolanya tersebut.

Baca Juga: Viral Karena Mirip Almarhum Dono, Sepriadi Warkopi Asal Pariaman Pernah Berjualan Nasi Padang di Kalimantan

Sejak terkenal Bersama Warkopi, Dono mengaku pengikutnya di media social naik drastic. Di tiktok misalnya, awalnya akun Dono cuma punya 70 pengikut, sekarang sudah ribuan.

Sepriadi yang serupa dengan Dono berasal dari Pariaman, Ranah Minang.  Sepriadi menjelaskan sejarah hidupnya ketika tampil di kanal Youtube Patria TV. “Saya lahir di Pariaman di Sumatera Barat tepatnya di Pariaman,” terang Sepriadi.

Dijelaskan Sepriadi, dirinya disebut mirip Dono bukan baru-baru ini, dan hanya ingin terkenal secara instan. Malahan, panggilan Dono sudah disematkan orang-orang dekatnya sejak dia kecil.

“Bukan baru-baru ini saya seperti sekarang (mirip Dono-red). Tidak dibuat-buat dalam waktu dekat. Malahan, saya sudah disebut mirip Dono sejak kecil. Dari SD sampai sekarang dipanggil Dono oleh orang,” ungkap Sepriadi.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X