Koni dan Dispora Tidak Sejalan, Ketua DPRD Sumbar Minta Agenda Porprov Ditinjau Kembali

- Selasa, 27 Desember 2022 | 15:08 WIB
 (Ist)
(Ist)

HALUAN PADANG - Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) minta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar, meninjau kembali rencana pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) tahun 2023. Jika tidak memungkinkan, maka agenda tersebut tidak usah dilaksanakan.

"Pemerintah provinsi telah merealisasikan anggaran untuk pelaksanaan Poprov 2023,  kendalanya adalah, Dispora dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumbar belum sejalan, jika tidak memungkinkan agenda itu tidak usah dilaksanakan," kata Supardi saat menjamu atlet silat peraih medali di ajang Pra Popnas dan POMNAS, Sabtu (26/12) di rumah dinasnya.

Dia mengatakan, pada tahun depan ada sejumlah agenda olahraga skala nasional dan daerah, salah satunya kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. kualifikasi PON sendiri akan dilaksanakan pada pertengahan 2023 antara Juli atau Juni, mau tidak mau Porprov harus dilaksanakan pada sebelum lebaran

"Secara persiapan dan padatnya agenda itu tidak memungkinkan, maka pantas untuk ditunda," katanya.

Dia menyebutkan, Porprov merupakan ajang penjaringan atlet dari seluruh cabang olahraga (cabor) agar bisa mewakili Sumbar pada ajang yang lebih tinggi. Jadi ketika Porprov ditiadakan cabor lah yang memiliki kewenangan untuk mempersiapkan atlet-atlet yang memiliki potensi untuk bisa masuk dalam kontingen Sumbar pada agenda olahraga nasional.

"Tidak sejalannya KONI dengan Dispora merupakan pekerjaan rumah untuk kita bersama, jangan jadikan ini penghambat pembinaan atlet di Sumbar," katanya.

Dia menjelaskan dalam pelaksanaan Porprov itu mesti dilimpahkan kepada KONI Sumbar, namun penyelenggaraannya terancam tidak bisa hanya karena dua lembaga itu tidak sejalan.

Pada kesempatan yang sama Supardi yang juga Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), menyalurkan bonus untuk para atlet dan pelatih yang mendulang medali pada ajang Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas) Zona I Jakarta dan Pekan olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS) Kota Padang.

Supardi mengatakan, penyaluran bonus merupakan upaya untuk memotivasi atlet dan pelatih agar bisa lebih berprestasi pada sejumlah kejuaraan silat yang akan diadakan pada 2023.

"Kita optimis, pada kualifikasi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2023 mendatang, kontingen cabang olahraga pencak silat Sumbar akan menembus tiga besar, begitupun pada PON 2024 juga harus masuk lima besar," katanya.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

Wartawan Parlemen Riau Berkunjung ke DPRD Sumbar

Senin, 16 Januari 2023 | 13:05 WIB

Masyarakat Adat Pessel Dukung Ranperda Tanah Ulayat

Minggu, 15 Januari 2023 | 00:33 WIB

Terpopuler

X