Buntut Promo Miras untuk Muhammad, Anies Baswedan Tutup Seluruh Gerai Holywings

- Senin, 27 Juni 2022 | 19:59 WIB
Gerai Holywings (Instagram @holywingsindonesia)
Gerai Holywings (Instagram @holywingsindonesia)

HALUANPADANG.COM - Akibat mempromosikan minuman keras (miras) dengan cara yang diduga menghina Nabi Muhammad, seluruh gerai Holywings di Jakarta dicabut izinnya dan ditutup oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Senin (27/6/2022).

Seluruh gerai grup Holywings  ditutup Anies Baswedan itu berjulah 12 gerai yakni Holywings di  Tanjung Duren Utara, Holywings Kalideres, Holywings di Kelapa Gading Barat Tiger, Dragon, Holywings PIK, Holywings Reserve Senayan. Holywings Epicentrum, Holywings Mega Kuningan, Garison, Holywings Gunawarman, dan Vandetta Gatsu.

Sebelumnya, sejumlah Ormas menuntut Hollywings Indonesia ditutup untuk selamanya karena dinilai melecehkan agama dengan promo minuman keras (Miras) dengan menggratiskannya pada konsumen yang ditulis bernama Muhammad dan Maria.

Baca Juga: Heboh Miras untuk Muhammad dan Maria, Ormas Tuntut Holywings Ditutup Permanen

Tuntutan penutupan Hollywings disampaikan gabungan ormas Islam terdiri dari Persaudaraan Alumni (PA212), Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Ulama (GNPF-U) dan Front Persaudaraan Islam (FPI). Bahkan GP Ansor DKI Jakarta   menyegel outlet Holywings di kawasan Jakarta Jumat (24/6) sekitar pukul 22.00 WIB.

Menurut Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi DKI Jakarta, Benny Agus Chandra, penutupuan seluruh gerai grup Holywings di Jakarta itu adalah berdasarkan perintah Gubernur Anies Baswedan agar bertindak tegas.

"Sesuai arahan gubernur untuk bertindak tegas, sesuai ketentuan dan menjerakan, serta mendasarkan pada rekomendasi dan temuan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) Pemprov DKI Jakarta, maka kami sebagai Dinas PM-PTSP menetapkan izin usaha 12 outlet Holywings di Jakarta sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Benny sebagaimana dikutip dari laman resmi PPID Jakarta, Senin (27/6/2022).

Kadis Parekraf Andhika Permata senada dengyan itu menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan lapangan gabungan bersama unsur DPPKUKM, DPMPTSP dan Satpol PP. Adapun hasil peninjauan gabungan tersebut, ditemukan beberapa pelanggaran yang menjadi dasar rekomendasi pencabutan izin Holywings.

Baca Juga: Lawatan Hendri Septa di Hildesheim, Jerman, Jadi Khatib di Sela Peresmian Jembatan Padang Brucke

Halaman:

Editor: Dodi Caniago

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X