Perusahaan Dunia Ramai-ramai Buka Kembali Bisnis di Rusia, Ada Apa?

- Senin, 23 Mei 2022 | 09:42 WIB
ilustrasi bisnis
ilustrasi bisnis

HALUAN PADANG - Setelah sempat hengkang dari Rusia, banyak bisnis yang memutuskan kembali namun dengan nama atau merek baru.

Misalnya restoran waralaba cepat saji McDonald's Corp menjual restorannya di Rusia kepada salah satu pemegang lisensi lokal, yang akan membuka kembali usaha tersebut dengan nama baru.

Langkah tersebut merupakan rebranding paling terkenal sejauh ini dari sejumlah perusahaan yang hengkang dari Rusia.

Baca Juga: Nyatakan Bangkrut, Google Rusia Pernah Didenda Rp1,6 Triliun

Sejumlah merek Barat mengungkapkan bahwa mereka berniat untuk keluar dari pasar Rusia untuk menghindari agresi Rusia di negara tetangga Ukraina.

Perusahaan akuntansi dan konsultan "Empat Besar" dunia telah memutuskan hubungan dengan Rusia. Namun dalam tiga kasus, cabang Rusia perusahaan-perusahaan tersebut telah berganti nama. PricewaterhouseCoopers (PwC) mengatakan perusahaan penerus kantor cabangnya di Rusia akan disebut sebagai Technologies of Trust.

"Meskipun butuh waktu bertahun-tahun untuk membangun kepercayaan dan mengembangkan reputasi yang sempurna, hal itu dapat dirusak dalam semalam," kata Technologies of Trust, dikutip dari VOA Indonesia, Senin (23/5/2022).

Sementara eks bisnis Deloitte di Rusia menjadi "Business Solutions and Technologies, menurut pengajuan peraturan pada 18 Mei yang dilakukan oleh salah satu klien utama dari Rusia, operator seluler MTS.

Sementara EY, eks bisnis unit Rusianya telah diluncurkan kembali dengan nama Audit Technologies and Solutions Centre - Audit Services.

KPMG mengatakan pada Maret, sebanyak 4.500 mitra dan stafnya di Rusia dan Belarus akan meninggalkan jaringan KPMG.

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X