Marak Maksiat, Dusun Sodom di Banjarnegara Lenyap dalam Semalam

- Jumat, 13 Mei 2022 | 18:30 WIB
Ilustrasi mesum (Fadang Irawan)
Ilustrasi mesum (Fadang Irawan)

HALUAN PADANG - Mendengar nama kaum Sodom dan Gomorah tentunya teringat kisah di zaman Nabi Luth mengenai dua kota yang hilang ditelan bumi.

Dalam bahasa Ibrani, Sodom berarti terbakar sementara Gomorah adalah terkubur. Memang itu yang terjadi pada kota itu, terbakar dan terkubur.

Kedua kota tersebut hancur karena penduduknya kerap melakukan maksiat seperti mabuk-mabukan, berzina, dan berjudi.

Baca Juga: Penginapan dan Hotel Rawan Jadi Tempat Maksiat, MUI Kota Padang Pesankan Ini Pada Pemerintah

Kisah mengenai kota atau daerah yang hancur akibat penduduknya kerap berbuat maksiat juga terdapat di Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

Daerah yang hilang akibat bencana tanah longsor yaitu Dusun Legetang yang terletak di Desa Pekasiran, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jateng.

Masyarakat di sekitar memperoleh cerita mengenai kisah tragis hilangnya Dusun Lagetang secara turun-temurun dari kakek-nenek maupun orangtuanya. Diceritakan Dusun Lagetang tersebut hilang akibat tertimbun longsor secara tiba-tiba yang terjadi pada 16 April 1955.

Kisah tersebut sampai sekarang masih terdengar di masyarakat sekitar. Bahkan, untuk mencari bekas Dusun Legetang yang hilang dalam waktu semalam sangat mudah.

Jika anda dari Wonosobo, perjalanan menuju Dieng berbatasan Wonosobo dengan Banjarnegara hanya ditempuh dalam waktu satu jam, kalau menggunakan sepeda motor dan tidak terjebak kemacetan.

Baca Juga: Ungkap Oknum Polisi yang Diduga Bekingi Tempat Maksiat, Langkah Kapolda Sumbar Diapresiasi Tokoh Adat

Halaman:

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Okezone.com

Tags

Terkini

X