Masih Ingat Bocah Korban Perkosaan Berjamaah di Padang? Kini Jadi 'Anak Negara'

- Kamis, 28 April 2022 | 09:56 WIB
Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar mengecam keras aksi pencabulan terhadap 14 siswi SD di Belitung Timur dan meminta pelaku ditindak tegas sesuai dengan UU yang berlaku.
Deputi Perlindungan Khusus Anak Kementerian PPPA, Nahar mengecam keras aksi pencabulan terhadap 14 siswi SD di Belitung Timur dan meminta pelaku ditindak tegas sesuai dengan UU yang berlaku.

HALUAN PADANG - November 2021 silam, publik Sumbar dihebohkan dengan kasus pemerkosaan dan pencabulan dua orang bocah usia 5 dan 7 tahun oleh kakek, paman, abang, dan tetangga mereka sendiri.

Setelah melewati berbagai proses, dua korban perkosaan tersebut dilindungi oleh pihak-pihak berwenang, termasuk Dinas Sosial, dengan menempatkam mereka di sebuah rumah aman untuk menjalani pemulihan.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Ances Kurniawan menyebut anak-anak tersebut kini dilindungi oleh Kementerian Sosial di Jakarta.

Baca Juga: Predator Anak Juga Ada di Mentawai, Polisi Tetapkan Dua Pencabulan Anak di Bawah Umur

 "Anak tersebut saat ini diserahkan di Balai Handayani, di bawah Kemensos di Jakarta," katanya saat dihubungi Haluan Padang beberapa waktu lalu.

Untuk diketahui, Balai Rehabilitasi Sosial Anak Memerlukan Perlindungan Khusus (BRSAMPK) Handayani di Jakarta adalah unit Pelaksana Teknis Kementerian Sosial RI yang melayani rehabilitasi sosial bagi anak yang memerlukan perlindungan khusus.

"Karena di sana sudah lebih canggih penangannanya, terutama untuk pemulihan kondisi mental dan psikis anak agar tidak trauma serta Kemensos kini tengah fokus dalam pemulihan anak-anak sehingga dilakukan pembahasan kunjungan," kata mantan camat Padang Timur tersebut.

Baca Juga: Breaking News! Pelaku Pencabulan Belasan Santriwati, Herry Wirawan Akhirnya Divonis Hukuman Mati

Ia menjelaskan saat ini pun pihak Pemko Padang masih belum diizinkan untuk menjenguk karena anak itu masih dalam masa pemulihan dna Balai Handayani memang merupakan tempat rehabilitasi bagi anak-anak yang menjalani pemulihan.

Halaman:

Editor: Ade Suhendra

Tags

Terkini

Supardi : Pencak Silat Sebagai Warisan Budaya Bangsa

Selasa, 6 September 2022 | 23:55 WIB
X