Erupsi Gunung Anak Krakatau Tidak Pengaruhi Jalur Penyeberangan Selat Sunda, Namun Tetap Diminta Waspada

- Selasa, 26 April 2022 | 01:29 WIB
Letusan Gunung Anak Krakatau (ist)
Letusan Gunung Anak Krakatau (ist)

Haluan Padang - Erupsi Gunung Anak Krakatau dipastikan tidak akan mengganggu aktifitas penyeberangan atau pelayaran Mudik dari pelabuhan Merak ke Bakauheni, atau sebaliknya.

Hal ini disampaikan Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Deny Mardiono dengan pertimbangan jalur pelayaran di selat Sunda tersebut berada di luar radius 5 kilometer dari Gunung Anak Krakatau.

"Jelang Idul Fitri, untuk jalur-jalur pelayaran dan penyeberangan baik melalui selat maupun Pelabuhan Merak ke Bakauheni aman dari letusan Gunung Anak Krakatau. Karena jalur pelayarannya berada di luar radius 5 kilometer," ujar Deny di sela-sela Rakor Eksternal Lintas Instansi Pengamanan Idul Fitri 1443 H Polda Banten di Serang, Banten, Senin, 25 April 2022.

Baca Juga: BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Tsunami Akibat Letusan Anak Krakatau

Baca Juga: Hari ini Anak Gunung Krakatau Terpantau Erupsi, Tinggi Abu Vulkanik Mencapai 1.500 Meter

Dia juga menambahkan untuk material vulkanik yang sampai hanya abu vulkanik saja, itupun tergantung arah dan kecepatan angin.

"Dengan demikian para pemudik yang akan menyeberang ke Bakauheni dari Pelabuhan Merak aman di luar radius 5 kilometer. Ketinggian permukaan air laut juga masih normal," katanya.

Baca Juga: Megatrush Kembali Bergoyang, BMKG Ingatkan Lagi Potensi Ancaman Gempa 8,9 SR Sumbar

Baca Juga: BMKG Maritim Teluk Bayuk Keluarkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Beberapa Daerah Sumbar

Deny mengatakan bahwa untuk aktivitas Gunung Anak Krakatau sesuai dengan laporan hari ini, Senin (25/4/2022) mengalami penurunan. Amplitudo tremornya mengecil di kisaran 4-50 mm dengan dominasi di 10 mm.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X