BMKG Minta Masyarakat Waspada Potensi Tsunami Akibat Letusan Anak Krakatau

- Selasa, 26 April 2022 | 00:18 WIB
Peningkatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak Minggu (24/4/2022) membuat BMKG meningkat status gunung berapi di selat Sunda ini dan menghimbau masyarakat waspada potensi tsunami (ist)
Peningkatan Aktivitas Gunung Anak Krakatau sejak Minggu (24/4/2022) membuat BMKG meningkat status gunung berapi di selat Sunda ini dan menghimbau masyarakat waspada potensi tsunami (ist)

Haluan Padang - Kepala Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menghimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan setelah peningkatan aktivitas anak Krakatau.

Letusan Gunung Anak Krakatau pada Minggu (24/4/2022) mencapai ketinggian 3.000 meter dari atas puncak. Disamping itu, longsoran dan guguran awan panas terus terpantau hingga Senin (25/4/2022). Hal ini membuat BMKG mengambil langkah menaikkan status aktivitas Gunung Anak Krakatau dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).

"Hari ini kami menaikkan status Gunung Anak Krakatau dari level II menjadi level III. Diminta kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaannya. Secara historis, Gunung Anak Krakatau pernah menimbulkan Tsunami. Hal serupa bisa saja terjadi apabila aktivitas terus meningkat," kata Dwikorita melalui siaran Zoom, Senin (25/4/2022).

Baca Juga: Sumatera Membara! BMKG Deteksi Titik Panas Terbanyak di Sumbar

Baca Juga: Cuaca Terasa Mulai Tak Karuan di Sumbar, Ini Penjelasan Dari BMKG

Selain meminta masyarakat waspada, BMKG bersama PVMBG-Badan Geologi terus memantau perkembangan situasi aktivitas Gunung Anak Krakatau dan permukaan air laut di selat Sunda.

Dengan meningkatnya level aktivitas Gunung Anak Kerakatau dari Level II menjadi Level III, maka ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap potensi gelombang tinggi/tsunami terutama di malam hari.

Baca Juga: Heboh-Heboh Soal Pawang Hujan di Mandalika, BMKG : Emank Sudah Waktunya Hujan Berhenti

Baca Juga: Intensitas Curah Hujan Sumatera Barat Bakal Meningkat Hingga Awal April 2022, BMKG : Hati-Hati Angin Kencang

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X