Siap-siap untuk Dosis Keempat Vaksin Covid-19, Izin Sudah Terbit

- Jumat, 1 April 2022 | 13:40 WIB
ilustrasi vaksinasi  (Freepik)
ilustrasi vaksinasi (Freepik)

HALUANPADANG - Otoritas kesehatan Amerika Serikat pada Selasa, 29 Maret 2022 memberikan izin suntik booster kedua atau suntik dosis keempat vaksin virus corona pada mereka yang berusia 50 tahun ke atas.

Izin diberikan berdasarkan data yang memperlihatkan berkurangnya imunitas dan risiko yang disebabkan oleh varian omicron.

Badan Food and Drug Administration Amerika Serikat (FDA) mengatakan imunisasi vaksin virus corona dosis keempat akan menggunakan vaksin buatan Pfizer/BioNTech dan Moderna. Sedangkan jeda waktu dengan suntik vaksin sebelumnya setidaknya empat bulan.

Baca Juga: Bersiap! Pemerintah Rencanakan Vaksinasi Keempat

Suntik dosis keempat vaksin virus corona ini, diharapkan bisa memberikan lebih besar perlindungan dari risiko kondisi pasien Covid-19, memburuk atau dilarikan ke rumah sakit.

FDA juga mengizinkan suntik dosis keempat vaksin virus corona bagi mereka yang berusia di bawah 50 tahun, yang punya gangguan sistem imun pada tubuhnya. Umur 12 tahun yang ingin suntik dosis keempat vaksin virus corona direkomendasikan menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech dan umur 18 tahun menggunakan Moderna.

Badan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) mendukung keputusan FDA tersebut, yang merekomendasikan suntik tambahan vaksin virus corona, khususnya bagi lansia dan mereka yang punya kondisi kesehatan khusus sehingga membuat mereka berisiko tinggi tertular Covid-19.

Rekomendasi otoritas kesehatan Amerika Serikat itu, sejalan dengan pandangan sejumlah ilmuwan, yang waswas masih tingginya penyebaran Covid-19 dan adanya sub-varian BA.2 omicron.

“Jika ada anggota keluarga saya yang memenuhi syarat melakukan suntik dosis keempat vaksin virus corona dosis keempat, saya akan menyarankan mereka melakukannya. Covid-19 benar-benar memiliki efek buruk yang tidak proporsional pada orang dengan usia 65 tahun ke atas dan mereka yang punya komorbid,” kata Peter Marks, dokter yang juga pejabat tinggi di FDA.(*)

Editor: Nova Anggraini

Sumber: Tempo.co

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X