Pedagang Daging Sapi Rencanakan Mogok, Pengusaha Rumah Makan Padang Khawatir

- Minggu, 27 Februari 2022 | 16:01 WIB
Rumah Makan Padang. Foto/Doc
Rumah Makan Padang. Foto/Doc

Haluan Padang - Pedagang sapi di wilayah Jabodetabek dan Banten rencanakan mogok jualan. Hal ini pun membuat pengusaha Rumah Makan Padang khawatir.

Diketahui, rencana mogok tersebut akan dilakukan selama lima hari, mulai dari Senin (28/2/2022) hingga Jumat (4/3/2022).

Mukhlis Bisma (54) pemilik rumah makan Padang di Jatinegara, Jakarta Timur, mengatakan apabila pedagang dagi sapi mogok jualan, maka hal itu akan berdampak pada usahanya. Pasalnya, salah satu menu favorit Rumah Makan Padang yakni rendang ada dalam daftar menu.

"Bingung ya kalau jadi mogok jualan, karena kan khas Rumah Makan Padang itu ada di hidangan rendang. Kalau enggak ada rendang apa kata orang," ucapnya, Minggu (27/2/2022).

Baca Juga: Maret Mendatang, Gedung Pasar Lubuk Buaya Sudah Bisa Ditempati Pedagang

Menurut Mukhlis, kebutuhan akan daging sapi oleh pengusaha Rumah Makan Padang, dirasa menyulitkan apabila ketersediaan selama lima hari tidak ada.

"Mungkin kalau lima hari ini sangat menyulitkan. Tapi saya rasa bukan saya saja, semua pengusaha rumah makan lainnya juga merasakan. Apalagi yang sangat membutuhkan daging sapi," ungkapnya.

Baca Juga: Tata Pasar dan Pedagang, Satpol PP Kota Padang Tempatkan Personil di Pasar Raya

Mukhlis menuturkan, kenaikan drastis harga daging sapi yang mencapai Rp 140 ribu per kilogram, menyebabkan dampak pada daya beli masyarakat.

"Mungkin karena dagangan mereka juga tidak laku, karena daya beli berkurang. Mereka melakukan mogok jualan, tapi keputusan itu sangat mengganggu," keluh Mukhlis. (*)

Editor: Rahma Livia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X