SETARA Institute Menilai Kedatangan Polisi ke Desa Wadas hanya Menciptakan Stabilitas Palsu

- Rabu, 9 Februari 2022 | 20:36 WIB
Desa Wadas,  Kecamatan Purworejo Kabupaten Bener,  Jawa Tengah dikepung aparat polisi sejak Senin (07/2) (Foto: Twitter Wadas Melawan)
Desa Wadas, Kecamatan Purworejo Kabupaten Bener, Jawa Tengah dikepung aparat polisi sejak Senin (07/2) (Foto: Twitter Wadas Melawan)

HALUAN PADANG – Konflik aparat dengan warga Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah menuai kecaman dari berbagai pihak, tak terkecuali lembaga swadaya masyarakat (LSM) di bidang demokrasi, SETARA Intitute.

Untuk diketahui, sejak Selasa (8/2/2022) pagi, aparat kepolisian datang ke Desa Wadas, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo. Polda Jawa Tengah menyebut penurunan aparat bertujuan mengawal pengukuran lahan proyek Bendungan Bener.

Ikhsan Yosarie, penelitin hak asasi manusia (HAM) dan sektor keamanan SETARA Institute melalui siaran pers pada Selasa (8/2/2022) menilai penurunan aparat tersebut sarat dengan pelanggaran HAM.

“Di lapangan, masyarakat menangis dan ketakutan. Terjadi penangkapan, pencopotan banner penolakan Bendungan Bener, dan pengejaran beberapa warga sampai ke hutan,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Baca Juga: Desa Wadas Mencekam, Mahfud MD: Situasi Tenang dan Damai, Warga yang Ditangkap Sudah Dilepaskan

Sementara, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut pnururnan aparat bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban agar semua berjalan aman dan kondusif, sehingga warga tidak perlu menyikapi secara berlebihan.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi sendiri menyebut pengerahan pasukan untuk memastikan tidak ada kekerasan dan melindungi masyarakat.

Menanggapi itu, Ikhsan mewakili SETARA Institute menilai Pernyataan Gubernur dan Kapolda justru memperlihatkan ketidak-berpihakan terhadap pemenuhan rasa aman warga negara sesuai dengan Konstitusi.

“Pernyataan mereka juga mencerminkan upaya menihilkan kondisi di lapangan yang jauh dari kata kondusif bagi masyarakat,” sambungnya.

Baca Juga: Mahfud MD: Pengukuran Lahan di Desa Wadas Akan Berlanjut

Halaman:

Editor: Muhammad Daffa De Benny Putra

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X