Selewengkan Ratusan Juta Dana Desa, Mantan Kades dan Perangkatnya Dituntut Kejari Kepulauan Mentawai

- Rabu, 2 Februari 2022 | 18:29 WIB

HALUAN PADANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Kepulauan Mentawai menuntut Mantan Kepala Desa Cimpungan, Kecamatan Siberut, Kabupaten Kepulauan Mentawai bersama dua perangkat desa lainnya atas tindak pidana korupsi (tipikor) Dana Desa.

Diketahui, ketiga tersangka diduga melakukan penyelewengan Dana Desa pada 2018 dengan membelanjakan APBDesa untuk kepentingan pribadi, sehingga negara merugi sekitar Rp750 juta.

Ketiga terdakwa yakni Mantan Kepala Desa Syaifudin, bendahara desa Rahmadi, dan sekretaris desa Leppenita mengikuti persidangan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Kelas I A Padang secara online, Rabu (2/2/2022).

Baca Juga: Pulang Dari Ladang, Seorang Pria di Padang Pariaman Terseret Arus Sungai

Pembacaan amar tuntutan disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eka Lasmi bersama tim.

"Menghukum terdakwa Syaifudin dan Didi Rahmadi, dengan pidana penjara masing-masing selama enam tahun dan enam bulan, dan membayar denda Rp200 juta, serta subsider empat bulan,” sebutnya.

Lebih lanjut, terdakwa Syaifudin dan Didi Rahmadi juga dihukum untuk membayar uang pengganti sebesar Rp233.345.825, jika tidak dibayar maka diganti dengan hukuman pidana selama satu tahun.

Baca Juga: Puji Keindahan Alam dan Kuliner Kota Padang, Dubes Arab Saudi Siap Investasi

JPU menilai kedua terdakwa terbukti melanggar Pasal 2 Ayat (1) jo Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 Tentang Pemberantasan Korupsi,sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat (1) 1 KUHP sebagaimana yang didakwa dalam dakwaan primair.

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X