Pengelolaan Limbah Medis B3, Incinerator Sudah Tersedia di Sumbar, Mampu Olah 300 Kilogram Sampah

- Jumat, 28 Januari 2022 | 18:34 WIB

HALUAN PADANG - Pabrik pengelolaan limbah medis B3 (bahan beracun dan berbahaya) dengan Fasilitas incinerator khusus limbah medis sudah mulai beroperasi di Tempat Pengolahan Akhir (TPA) sampah Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumatera Barat, Siti Aisyah, mengatakan selama ini sebagian besar limbah di Sumbar di ekspor ke Jawa dan menggunakan jasa pemusnah medis disana.

"Kami berharap dukungan dari berbagai pihak dalam operasional incinerator. Incinerator sudah mempunyai izin dan bisa menerima limbah medis. Kementerian juga sudah menyiapkan anggaran khusus untuk operasional pengumpulan limbah," jelasnya, saat peresmian fasilitas pengolahan limbah B3 itu bersama Pemprov Sumbar dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kamis 27 Januari 2022.

Baca Juga: Update Covid-19 Varian Omicron di Sumbar, Hari Ini Menyentuh Angka 23 Kasus

Ia menjelaskan saat ini, kemampuan incinerator TPA Air Dingin dapat mengolah 300 kilogram sampah perjam dan dapat beroperasi selama 24 jam sehingga kapasitasnya bisa mencapai 7 ton perhari.

Fasilitas tersebut memiliki dua ruang pembakaran (chamber) dengan suhu 800 derajat celcius dan 1.000 derajat celcius dan sudah melalui uji coba pembakaran (Trial Burning Test) dan uji emisi yang sudah memenuhi baku mutu.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Sesditjen PSLB3, Sayid Muhadhar, menyampaikan bahwa pihaknya akan melakukan upaya-upaya pembinaan dan pengawasan dalam hal keberlanjutan fasilitas itu.

Baca Juga: Mengapa Ada yang Bisa Melihat 'Hantu'? Berikut Penjelasan Ilmiahnya

"Dengan semangat bersama, kita akan mendukung peningkatan sarana dan prasarana, serta juga peningkatan sumber daya sehingga fasilitas ini dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Barat," jelasnya.

Halaman:

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

X