Usai Baku Tembak Dengan Kelompok Separatis KKB, TNI: Kondisi Masih Siaga Satu

- Jumat, 28 Januari 2022 | 14:29 WIB
ilustrasi/ foto: google
ilustrasi/ foto: google

HALUAN PADANG- Tiga prajurit TNI dinyatakan tewas dalam peristiwa baku tembak dengan kelompok separatis Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau KKB, di Distrik Gome, Kabupaten Puncak, pada Kamis, 27 Januari 2022 lalu.

Diketahui, ketiga prajurit itu masing-masing bernama Serda M Rizal Maulana Arifin, Pratu Alomoan Baraza, dan Pratu Rahman Tomilawa.

Kapendam Cenderawasih, Kolonel Inf Aqsha Erlangga menerangkan bahwa kondisi sehari setelah kontak tembak tersebut masih dalam status siaga satu.

"Untuk saat ini kondisi masih siaga satu, khususnya Satgas Kodim YR 408/Sbh," ungkapnya dikutip dari tempo.co, Jumat 28 Januari 2022.

Baca Juga: Pemko Siapkan Sejumlah Langkah Optimalkan Pengelolaan Sampah di Padang

Kemudian, dia menjelaskan bahwa kejadian itu bermula dari penyerangan yang dilakukan oleh TPNPB-OPM terhadap Prajurit TNI dari Pos Koramil Gome, Satgas YR 408/Sbh pada pagi hari.

Serangan dilakukan saat pergantian jaga. Kemudian serangan balasan dilakukan dan kontak tembak pecah antara keduanya.

Akibat peristiwa ini, Aqsha menambahkan, Serda Rizal terkena tembakan di bagian pinggang, dan Pratu Tuppal Baraza mengalami luka tembak di bagian perut bagian bawah.

Baca Juga: Buron Selama 19 Tahun, Maling Uang Rakyat (Koruptor) Ini Berhasil Ditangkap di Bandung

Keduanya langsung dievakuasi ke Puskesmas Ilaga dengan menggunakan sebuah kendaraan. Namun ditengah perjalanan menuju Puskesmas, Serda Rizal dinyatakan meninggal dunia.

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X