SETARA: Penangkapan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Menunjukkan Penguasa Antikritik

- Selasa, 18 Januari 2022 | 23:27 WIB
 Perseteruan Antara Haris Azhar dan Luhut Binsar Panjaitan/KoleksiPribadi
Perseteruan Antara Haris Azhar dan Luhut Binsar Panjaitan/KoleksiPribadi

HALUAN PADANG - Sikap pejabat publik yang membalas kritikan dengan ancaman pidana hanya memperlihatkan arogansi dan sikap antikritik.

Hal tersebut disampaikan SETARA Institue menanggapi kabar Sikap pejabat publik yang membalas kritikan dengan ancaman pidana hanya memperlihatkan arogansi dan sikap antikritik, Koordinator KontraS dan Haris Azhar, Koordinator Lokataru dijemput pihak kepolisian untuk diperiksa oleh Polda Metro Jaya, Senin (18/1).

Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan laporan yang dilayangkan Luhut B. Panjaitan terhadap Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti atas diskusi hasil riset dalam konten Youtube yang mengungkapkan dugaan keterlibatan Luhut di balik relasi ekonomi-Ops Militer Intan Jaya.
   
Diketahui, Fatia dan Haris menolak untuk dibawa tanpa didampingi oleh pihak kuasa hukum dan memilih untuk datang sendiri ke Polda Metro Jaya di siang harinya.

Baca Juga: Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti Dipolisikan Luhut, SETARA: Kritik Harus Dijawab Kritik

Menanggapi itu, Peneliti HAM dan Sektor Keamanan SETARA Institute Ikhsan Yosarie menyampaikan bahwa hal tersenut menunjukkan sikap anti kritik dari penguasa.

"Sikap pejabat publik yang membalas kritikan dengan ancaman pidana hanya memperlihatkan arogansi dan sikap antikritik mereka," ungkapnya melalui keterangan tertulis, Selasa (18/1).

"Padahal, sebagai pejabat publik tentu mereka memang harus siap untuk dikritik dan membalas kritik tersebut dengan argumentasi," sambung Ikhsan.

Menurutnya, sikap arogansi dan antikritik tersebut justru menggambarkan penyempitan ruang publik (decreasing civic space) dan pengkerdilan ruang publik (shrinking civic space) yang sedang menggerogoti ruang demokrasi kita.

Baca Juga: Keluarga Napi Yang Gantung Diri Di Lapas Lubuk Basung Curhat Ke Komnas HAM, Sebut Ada Yang Janggal

"SETARA Institute kembali mengingatkan Kapolri untuk menepati janjinya dalam mengimplementasikan UU ITE secara selektif dengan mengedepankan sifat persuasif," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Muhammad Daffa De Benny Putra

Tags

Terkini

X