Obat Covid-19 Molnupiravir Produksi Dalam Negeri Ditargetkan Masuk Pasar pada Pertengahan 022

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:00 WIB
Kasus varian Covid-19 Omicron saat ini terus menyebar.
Kasus varian Covid-19 Omicron saat ini terus menyebar.

HALUAN PADANG - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengharapkan produksi obat Covid-19 Molnupiravir dalam negeri bisa mulai masuk pasar pada April-Mei 2022 mendatang.

Diketahui, Indonesia telah memiliki sebanyak 400 ribu pil Molnupiravir yang didatangkan dari produsen farmasi India pada awal tahun lalu (2021).

Molnupiravir lokal tersebut masih dalam tahap persiapan dan memasuki tahapan produksi oleh PT Amarox Pharma Global di fasilitas produksi Amarox Cikarang, Bekasi, Jawa Barat.

Baca Juga: Deddy Corbuzier Sindir Artis yang Pulang Liburan dari Turki Bawa Covid-19, Netizen Sebut Ashanty

"Memastikan kesiapan 400 ribu tablet Monulpiravir untuk menghadapi gelombang Omicron, sekaligus meninjau mulainya proses produksi lokal Monulpiravir yang diharapkan bisa mulai masuk ke pasar di bulan April-Mei 2022," ujar Budi melalui cuitan di akun Twitter-nya @BudiGSadikin, Jumat (14/1).

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nantinya akan memberikan obat Molnupiravir bersamaan dengan multivitamin C dan D.

Obat tersebut diberikan pada pasien Covid-19 gejala ringan atau pasien yang saturasi oksigen di atas 95 persen dan mengalami gejala Covid-19 seperti demam, batuk, lemas, dan nyeri otot.

Kemenkes juga sudah bekerjasama dengan 17 startup telemedicine, startup bidang logistik, dan Kimia Farma agar penyaluran obat pasien Covid-19 dapat tersalurkan secara tepat pada pasien Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah.(*)

Editor: Emen HLN

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X