Penyumbang Kriminal Tertinggi, Kapolda Minta Pemda se-Sumbar Kaji Ulang Izin Miras

- Jumat, 14 Januari 2022 | 19:48 WIB
ilustrasi
ilustrasi

Haluan Padang - Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra meminta kepada seluruh Pemda se-Sumatera Barat untuk kembali mengkaji ulang izin edar Minuman Keras (Miras).

Hal tersebut disampaikan dalam ungkap kasus penangkapan pelaku penjual Miras tanpa izin di Mapolda Sumbar, Jumat (14/1/2022) siang.

"Miras penyumbang kasus kriminal terbesar di Sumatera Barat. Mayoritas kondisi pelaku dalam keadaan mabuk," sebut Kapolda Sumbar, Irjen Pol Teddy Minahasa Putra melalui Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto.

Baca Juga: Duh! Simpan Miras Berharga Ratusan Juta, Warga Padang Terancam Empat Tahun Penjara

Sebagai penyumbang kriminal tertinggi di Sumatera Barat, Polda Sumbar meminta kepada seluruh pemerintah di Sumatera Barat untuk kembali mengkaji ulang izin edar Minuman Keras.

"Ini juga untuk mengembalikan marwah Sumbar yang menganut asas Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah. Sebaiknya ditinjau ulang lagi perizinannya," katanya.

Baca Juga: Miras Berharga Ratusan Juta yang Disita Polda Sumbar Ternyata Diselundupkan Lewat Jalur Darat

Satake mengatakan Miras selain dilarang agama, juga mempengaruhi tingkat kesadaran seseorang berkurang.

Hal ini memiliki potensi besar kemungkinan pelanggaran hukum dan gangguan Khamtibmas. Seperti membunuh, kecelakaan, penganiayaan, anarkis dan lainnya.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X