Diisukan Sebagai Negara Pemasok Narkoba, Dubes Iran : Faktanya Ribuan Tentara Kami Syahid Demi Perangi Narkoba

- Jumat, 14 Januari 2022 | 15:50 WIB
Bendera Republik Iran
Bendera Republik Iran

 

Haluan Padang - Kedutaan Besar Iran untuk Indonesia mengaku heran dengan adanya informasi sebagai Negara Pemasok Narkoba Jenis Sabu terbesar di Indonesia.

Padahal, negara ini sudah memiliki jasa besar dengan membantu berbagai negara untuk memerangi jaringan mafia narkoba di dunia. Sejak beberapa tahun belakangan, ribuan petugas keamanan Iran mati syahid untuk menumpas barang haram ini.

"Tidak mungkin Negara Republik Islam Iran sebagai negara pemasok narkoba. Padahal negara Iran sebagai negara paling maju di Bidang Penanggulangan Narkotika di dunia," sebut Bita Zolali, Kepala Bagian Humas Kedutaan Besar Republik Islam Iran, Bita Zolali di Jakarta, Jumat (14/1/2022) melalui keterangan tertulisnya.

Ia juga mengatakan kantor PBB Urusan Narkoba dan Kejahatan (UNODC) dalam laporan tahun 2020 menyampaikan bahwa Iran telah menyumbang 90 persen dari penemuan Narkoba jenis Opium. Kemudian 26 persen jenis heroin dan 48 persen jenis morfin di seluruh dunia.

"Angka tersebut menjadi rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya. Sekaligus menjadi bukti bahwa Republik Iran adalah negara di barisan terdepan melawan penyelundupan narkotika dan juga bidang penanggulangan," ungkapnya.

Selama upaya memberantas Narkoba, sebanyak 3800 orang personil keamanan Iran telah (mati syahid) gugur.

"Kami (Republik Iran-red) bertarung mati-matian untuk melawan penyelundupan narkotika di seluruh Indonesia. Sudah ribuan nyawa petugas kami yang syahid agar dunia mendapatkan manfaat positif dari kami," ucapnya.

Sebagai negara yang aktif bekerjasama secara bilateral, regional dan internasional dalam melawan penyelundupan Narkoba, Iran sudah menjadi salah satu negara yang berperan aktif untuk hal tersebut di banyak negara.

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

X