Pemprov Sumbar Siapkan Wisata Berbasis Tradisi Minangkabau, Pemasaran Berbasis Teknologi Digital

- Jumat, 14 Januari 2022 | 10:48 WIB
Dalam rangka peninjauan potensi wisata guna persiapan tahun kunjungan Sumbar 2023/ foto: Diskominfotik Sumbar
Dalam rangka peninjauan potensi wisata guna persiapan tahun kunjungan Sumbar 2023/ foto: Diskominfotik Sumbar

HALUAN PADANG- Dalam rangka peninjauan potensi wisata guna persiapan Visit Sumatra Barat (Sumbar) Year 2023, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy menyampaikan, salah satu  Desa Wisata Kubu Gadang yang berlokasi di Padang Panjang, dapat menjadi salah satu Desa Wisata yang paling sempurna dari segi pengelolaan.

Audy melihat kreativitas anak-anak muda penggerak Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dalam menghadirkan event, serta menggali potensi wisata tradisi Minangkabau.

Meski baru efektif berjalan di penghujung 2015 silam, objek wisata ini telah menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan domestik dan manca negara. Hal ini karena spesifikasi dan keunggulan objek wisata berupa tradisonal kuliner, atraksi seni budaya dan tradisi adat Minangkabau.

Ia berpesan agar Pokdarwis Kubu Gadang juga mulai mengembangkan potensi-potensi content creator lokal, mengingat efektivitas pemasaran pariwisata melalui media digital.

"Zaman sekarang content creator adalah salah satu ujung tombak. Kubu Gadang is beautiful as it is, tinggal bagaimana mengemas dengan baik. Disini peran content creator sangat penting," katanya yang dikutip dari laman resmi Pemprov Sumbar, Jumat (14/1).

Lebih lanjut ia menjelaskan, Desa wisata yang menyuguhkan wisata minat khusus, umumnya memiliki tingkat repeat order yang rendah.

Menurutnya hal ini harus disiasati dengan kepiawaian mengemas destinasi, terutama bagi pasar digital sehingga dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

"Kita ingin setiap langkah wisatawan menjadi income bagi masyarakat setempat. Dimulai dengan memperhatikan hal-hal kecil saja, seperti kebersihan dan content media sosial yang menarik, nantinya akan berdampak besar," jelasnya.

Menurut Audy, dengan begitu, meski desa-desa dikomersilkan sebagai destinasi wisata, keberlanjutan dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Disamping itu, melalui langkah ini juga akan menjadi sumbangan sektor pariwisata dalam mewujudkan ketahanan nasional.

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

X