Komnas HAM Tolak Hukuman Mati Buat Pemerkosa 13 Santriwati Herry Wirawan, Usulkan Hukuman Seumur Hidup

- Kamis, 13 Januari 2022 | 08:14 WIB
Herry Wirawan. (detik.com)
Herry Wirawan. (detik.com)

HALUAN PADANG - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (HAM">Komnas HAM) tidak setuju dengan tuntutan hukuman mati yang dilayangkan jaksa penuntut umum (JPU) kepada terdakwa kasus pemerkosa 13 santri di Bandung, Herry Wirawan.

Komisioner HAM">Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara mengatakan hukuman tersebut bertentangan dengan prinsip HAM.

"HAM">Komnas HAM tidak setuju penerapan hukuman mati karena bertentangan dengan prinsip HAM," kata Beka dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu (12/1).

Baca Juga: Sumbar Kemarin: Pembunuh Siswa SMP di Padang Tertangkap hingga Improvisasi Agama di Tanah Datar

Beka menyebut Harry patut dihukum seberat-beratnya. Apalagi, kata Beka, kejahatan seksual tersebut dilakukan ke banyak orang dan sebagian masih anak-anak.

Namun, menurutnya, Harry tidak harus dihukum mati. Ia menjelaskan, hak hidup merupakan hak yang tidak bisa dikurangi dalam situasi apa pun (non derogable rights).

"[Alternatif hukuman] bisa dihukum seumur hidup," usulnya.

Baca Juga: Walikota Padang: Fabriek Bloc Menjadi Alternatif Destinasi di Tengah Ramainya Event dan Pengunjung pada 2022

Sebelumnya, Herry Wirawan dituntut hukuman mati oleh JPU. Herry dinyatakan bersalah telah melakukan tindakan pencabulan tersebut terhadap belasan anak didiknya.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X