Terapkan Hukum Tanpa Pandang Bulu, Ketua LKAAM Angkat Topi pada Kapolda Sumbar

- Rabu, 12 Januari 2022 | 16:07 WIB
Fauzi Bahar. Foto: Twitter @datuaknansati
Fauzi Bahar. Foto: Twitter @datuaknansati

Pemerintah daerah juga wajib bersikap seperti sikap yang diperlihatkan oleh Kapolda.

“Kalau semuanya bergerak, saya yakin persoalan tuntas. Kapolda sudah bergerak, kita tunggu juga sikap dari kepala daerah. Maksiat ini merusak tatanan kehidupan, anak kemenakan kita,” tegas Fauzi Bahar.

Sebelumnya diberitakan, Polda Sumbar saat ini sedang fokus bersih-bersih diinternalnya. Oknum-oknum polisi nakal diproses.

Teranyar, ada lima orang oknum polisi yang diperiksa Propam karena terindikasi membekingi tempat maksiat. Kelimanya berlatar belakang pangkat berbeda.

Baca Juga: Terungkap! Ini Pola Lima Oknum Polisi Polda Sumbar Bekingi Tempat Maksiat Biar Aman

Lima oknum polisi yang sedang diproses ini ternyata memiliki pangkat yang berbeda-beda. Bahkan Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Bayu Satake menyebutkan, ada juga oknum berpangkat perwira yang terlibat dalam dugaan praktik beking tempat maksiat ini.

“Lima oknum yang diproses ini berlatar pangkat berbeda. Ada yang perwira, ada yang bintara. Semuanya terindikasi menjadi beking praktik prostitusi. Sekarang kelimanya diproses secara aturan yang berlaku,” terang Kombes Pol Satake Bayu.

Kelimanya berdinasi di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum). Inisialnya, EL, N, AM, AN dan RN. “Itu lima oknum yang diduga terlibat,” tutur Satake.

Satake sebelumnya menjelaskan, kelimanya diduga berperan menjadi pembocor rahasia kepada pengelola prostitusi.

“Jadi mereka diduga memberikan informasi kepada pelaku prostitusi. Misalnya, kalau ada Razia, lalu disampaikan sehingga razia yang dilakukan tidak berjalan maksimal,” sebut Satake.

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X