Mengamuk Tanpa Alasan Jelas, Pembunuh Pelajar SMP di Padang Terindikasi Anggota Geng Motor

- Rabu, 12 Januari 2022 | 12:11 WIB
lustrasi geng motor. Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kota Bandung melakukan razia terhadap geng motor yang nongkrong setiuap akhir pekan di Bandung, keberadaanya sudah meresahkan masyarakat./NET
lustrasi geng motor. Petugas gabungan dari TNI, Polri dan Satpol PP Kota Bandung melakukan razia terhadap geng motor yang nongkrong setiuap akhir pekan di Bandung, keberadaanya sudah meresahkan masyarakat./NET

HALUANPADANG.COM – AS (22), pelaku pembunuhan pelajar SMP di Jalan Juanda, Padang, sudah diciduk polisi, Selasa (11/1/2022) malam.

Dia dibekuk ketika sedang berada di petshop, tempat kerjanya, Jalan Wahidin, Sawahan, Kota Padang. Ada dugaan, AS tergabung sebagai anggota geng motor, yang akhir-akhir ini memang marak di Padang.

Indikasi AS tergabung dalam geng motor dilatari kronologis kejadian pembunuhan. AS sebelum mengeksekusi korban, sedang konvoi dengan sejumlah temannya dengan menggunakan sepeda motor. Kelompok AS menggeber-geber motornya sepanjang jalan.

“Pelaku dan rekannya itu berkelompok menggunakan sepeda motor. Ketika melihat korban berjalan kaki, lalu dikejar dan dibunuh dengan menggunakan pedang panjang,” terang Kasatreskrim Polresta Padang, Kompol Ricco Fernanda, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: Bukan karena Tawuran, Pelajar di Padang Ternyata Dibunuh dengan Sadis Tanpa Alasan Jelas

Namun, hingga saat ini polisi belum mengungkap secara pasti, apakah memang AS terlibat geng motor atau tidak. Polisi masih fokus melakukan pendalaman, terkait ada atau tidaknya pelaku lain.

Fakta lainnya, korban ternyata bukan terlibat tawuran. Dia dibunuh bukan nyaris tanpa alasan yang jelas. Dia tiba-tiba diserang ketika berjalan kaki bersama teman-temanya.

 “Korban bukan hendak tawuran atau merencanakan tawuran. Dia dibunuh oleh kelompok tersangka berinisial AS ketika berada di pinggir jalan tanpa perlawanan,” terang Kasatreskrim Polresta Padang Kompol Rico Fernanda.

Dijelaskan Rico, sebelum kejadian, AS dan teman-temannya hendak membeli nasi goreng. “Jadi, dia (korban-red) mau beli nasi goreng bersama teman-temannya. Lalu datang pelaku,” ungkap Rico, Rabu (12/1/2022).

Baca Juga: Pembunuh Pelajar SMP di Padang Diciduk. Polisi Sita Pedang Sepanjang Satu Meter

Halaman:

Editor: Bhenz Maharajo

Tags

Terkini

X