Ribuan Pekerja PT KSI di Solok Selatan Mogok Kerja, Tolak Penghitungan Uang Pesangon Mengikuti UU Ciptaker

- Selasa, 11 Januari 2022 | 22:24 WIB
Buruh PT KSI Solok Selatan mogok kerja
Buruh PT KSI Solok Selatan mogok kerja

Sementara, Serikat Pekerja (SP) menolak point PKB pada BAB XII tentang uang pesangon yang sesuai dengan UU Nomor 11 tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Buruh yang melaksanakan aksi mogok kerja berjumlah lebih kurang 600 orang berkumpul di depan perkantoran perusahaan," katanya.

"Setelah dilakukan mediasi oleh pihak Kepolisian, peserta aksi mogok membubarkan diri dan hanya diperbolehkan melaksanakan mogok kerja di mesnya masing-masing. Seluruh aktifitas perusahaan seperti perkebunan dan pabrik CPO tidak beraktifitas," lanjutnya.

Baca Juga: Ungkap Rincian Proyek Mangkrak di Sumbar, Legislator Desak Gubernur Evaluasi Kinerja OPD

Sebelumnya, Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) PT KSI Solsel, Bustami menyatakan aksi mogok kerja secara damai itu mulai dilakukan pukul 08.00 WIB - 12.00 WIB namun dikarenakan cuaca yang kurang baik sehingga aksi dibubarkan sementara waktu dan bakal dilanjutkan sampai tuntutan buruh diterima pihak manajemen perusahaan.

"Seluruh buruh di PT KSI yang berjumlah sekitar 1.700 orang melakukan aksi mogok kerja terkait adanya kesepakatan yang belum dicapai sesuai tata tertib Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dalam hal tunjangan pensiun pekerja atau pesangon," katanya.

"Kami bakal lanjutkan aksi mogok kerja ini sampai ada win-win solution antara buruh dengan pihak perusahaan. Namun, sampai sekarang manajemen PT KSI belum ada yang ingin melakukan dialog ataupun menerima aspirasi buruh yang ingin bertemu pihak perusahaan," ujarnya.

Dia menyatakan, sampai saat ini aktivitas pekerjaan lumpuh di PT KSI dan pihak buruh bakal melakukan aksi sampai ada solusi terbaik antara kedua belah pihak.

"Sampai sekarang tidak ada kata sepakat, simpel saja permintaan kami apa yang sudah disepakati dalam tata tertib PKB, itu yang dilaksanakan, tapi deadlock. Artinya, perusahaan menzolimi buruh," lanjutnya.

Baca Juga: Kasus Dugaan Korupsi Dana KONI Padang, Kejari Padang Periksa 60 Saksi Usai Tetapkan 3 Tersangka

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X