Ternyata Hari Ini Padang Masih PPKM Level 2, Ini Penyebabnya

- Kamis, 6 Januari 2022 | 15:43 WIB
Vaksinasi lansia di Sumbar
Vaksinasi lansia di Sumbar

HALUAN PADANG - Kota Padang ternyata masih melaksanakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2. Kebijakan berlaku hingga 17 Januari 2021.

Penetapan status ini dilakukan berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 02 tahun 2022 tentang PPKM Level 1, 2, dan 3.

Adapun kasus Covid-19 di Padang saat ini masih melandai, kebijakan pembatasan tersebut masih berlaku.

Baca Juga: Seberang Palinggam Padang Memiliki Banyak Kawasan Wisata Namun Terkendala Akses

Demikian diungkapkan oleh Pj Sekda Kota Padang, Arfian. Ia mengatakan, aturan tersebut berlaku selama dua pekan.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab Padang masih melaksanakan pembatasan tersebut lantaran kini angka vaksinasi lansia masih di bawah 50 persen.

"Saat ini capaian vaksinasi lansia kita baru di angka 48 persen," katanya.

Baca Juga: Sepanjang 2021, Wali Kota Padang Hendri Septa Raih 29 Penghargaan

Kendati belum capai target, Pemerintah Kota Padang terus berusaha mencapai target vaksinasi untuk lansia. Untuk itu para lansia didorong untuk mau divaksin.

"Kita setiap hari terus melakukan vaksinasi. Mudah-mudahan hingga akhir tahun ini capaian vaksinasi untuk lansia kita bisa mencapai 50 persen," katanya.

Terkait aturan perpanjang PPKM Level 2, kata Arfian, masih sama dengan aturan sebelumnya.

Baca Juga: Praperadilan Surat Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur Sumbar Bergulir Di Pengadilan Negeri Padang

"Aturannya masih sama dengan sebelumnya. Belum ada perubahan. Aturan tersebut berlaku hingga perpanjangan PPKM Level 2 di Kota Padang berakhir," katanya.

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kota Padang memutuskan bakal melaksanakan proses belajar tatap muka kedepannya secara penuh.

Hal itu diungkapkan oleh Wali Kota Padang, Hendri Septa. Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil seiring dengan pencapaian vaksinasi yang telah melampaui target.

Baca Juga: Ribut-Ribut Mutasi Pemko Padang: Ketika Seorang Dokter Urus Perpustakaan

"Selama ini anak-anak belajar tiga hari di sekolah dan tiga hari di rumah. Ke depan anak-anak kita semuanya belajar di sekolah, hanya waktu belajarnya saja yang kita atur," katanya.

Keputusan ini diambil pemerintah, sebut Hendri Septa sesuai juga dengan keinginan orang tua murid.

"Saya sudah perintahkan kepala Dinas Pendidikan Kota Padang untuk memproses keinganan kita bagaimana anak-anak bisa belajar full satu minggu di sekolah," ujar dia.

Kendati dilaksanakan secara penuh, proses belajar mengajar ini tetap dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X