Malam Tahun Baru, Limapuluh Kota Kebanijiran dan Satu Rumah Warga Tanah Datar Kebakaran

- Sabtu, 1 Januari 2022 | 12:11 WIB
Batang Kapur yang melintasi Kecamatan Kapur 9 hingga Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota Meluap dan mengakibatkan banjir di seluruh nagari Muaro Paiti. (ist)
Batang Kapur yang melintasi Kecamatan Kapur 9 hingga Pangkalan, Kabupaten Limapuluh Kota Meluap dan mengakibatkan banjir di seluruh nagari Muaro Paiti. (ist)

Haluan Padang - Pergantian malam tahun baru dibeberapa wilayah Sumatera Barat tidak berjalan seperti yang diinginkan. Beberapa peristiwa terjadi dalam durasi beberapa jam tadi malam. Sebagian wilayah di Kabupaten Limapuluh Kota di guyur hujan lebat dan membuat sungai Batang Kapur meluap. Sedangkan di Tanah Datar, satu unit rumah warga di Kecamatan Rambatan mengalami kebakaran.

Informasi yang dirangkum Haluan Padang, sejumlah wilayah di Sumatera Barat mengalami hujan lebat disertai badai pada pergantian malam tahun baru. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Pasaman, Agam, Bukittinggi, Payakumbuh dan Limapuluh Kota. Namun, intensitas hujan di Kabupaten Limapuluh Kota cukup tinggi. Sehingga Batang Kapur yang melintasi kecamatan Kapur 9 dan Pangkalan meluap hingga 2,5 meter. Jalan lintas antara kecamatan Kapur 9 dan Pangkalan pun terputus.

”Iya, hujan yang terjadi sejak semalam mengakibatkan air sungai Batang Kapur dan sungai kecil lainnya meluap. Akibatnya akses jalan terputus Kapur 9 menuju Pangkalan terputus. Ketinggian air pagi ini mencapai 2,5 meter," sebut Kapolsek Kapur IX, IPTU. Desfa Ningrat, Sabtu (1/1/2022).

Despa juga mengatakan air mulai meluap usai shalat subuh, tepatnya sekitar pukul 05.30 WIB. Seluruh nagari Muaro Paiti dikepung banjir. Seluruh personil kepolisian dan BPBD Limapuluh Kota saat sudah berada di lokasi titik banjir untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, di Kabupaten Tanah Datar terjadi kebakaran salah satu rumah semi permanen di Jorong Darek, Nagari Simawang, Kecamatan Rambatan, Jumat (31/12/2021) sekitar pukul 19.30 WIB.

Rumah yang dihuni oleh Bakhtiar (71) ini hangus tak bersisa. Di perkirakan kerugian mencapai Rp 100 juta.

Kepala Satpol PP dan Damkar Tanah Datar Yusnen melalui Kasi Keselamatan dan Kebakaran (Matkar) Fauzi Arifin menyampaikan sebanyak 15 personil dan dua unit mobil pemadam kebakaran di Posko Batusangkar dan Batipuh diturunkan, dan dalam waktu singkat api berhasil dipadamkan.

Penyebab kebakaran yang menghanguskan bangunan seluas 60 meter persegi tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Nanum dugaan sementara akibat korsleting listrik.

"Kami mengimbau agar masyarakat lebih waspada dan berhati-hati terhadap api yang berasal dari listrik, kompor, obat nyamuk bakar dan lainnya yang dapat menimbulkan bencana kebakaran ," tutur Fauzi. (*)

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X