Sepanjang 2021, Warga Sumbar Tidak Bahagia, Ini Penyebabnya

- Kamis, 30 Desember 2021 | 15:46 WIB
Ilustrasi (HALUAN PADANG | Erlangga Aditya)
Ilustrasi (HALUAN PADANG | Erlangga Aditya)

HALUAN PADANG - Warga Sumatera Barat termasuk salah satu kelompok masyarakat yang tidak bahagia sepanjang tahun 2021. Hal itu diketahui dari survei Indek Kebahagiaan Badan Pusat Statistik (BPS) pekan ini.

Dari hasil survei itu, Sumbar berada di peringkat ke 25 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia.

Menurut data BPS, Indeks Kebahagiaan masyarakat Sumbar meraih poin 71,34 dari indeks 1-100. Sumbar sendiri berdampingan dengan Bali yang meraih poin 71,44.

Baca Juga: Siklon Tropis 98S Ancam Sumbar, Waspada Gelombang Tinggi di Mentawai

Di Sumatera, daerah yang memperoleh Indeks Kebahagiaan tertinggi adalah Provinsi Jambi dengan 72,17 poin, Kepulauan Riau 74,78 poin, Sumsel 72,37, Riau 71,80 dan Lampung 71,64.

Sedangkan Bengkulu menjadi yang terendah dengan peraihan 69,74 poin, yang bahkan lebih rendah dari Papua yang meraih 69,87 poin.

BPS dalam rilisnya menjelaskan, Indeks Kebahagiaan disusun dari 19 indikator pendukung yang dikelompokkan ke dalam 3 dimensi.

Baca Juga: Pemprov Sumbar Bantah Pengadaan Sapi Tak Sesuai Spesifikasi

Dimensi kepuasan hidup terbagi dalam 2 subdimensi, yaitu kepuasan hidup personal dan sosial.

Indikator penyusun untuk subdimensi kepuasan hidup personal terdiri dari 5 indikator kepuasan: pendidikan dan keterampilan, pekerjaan/usaha/kegiatan utama, pendapatan rumah tangga, kesehatan dan kondisi rumah dan fasilitas rumah.

Metode pengukuran pada tahun 2021 ini dilakukan dengan metode baru, di mana kontribusi 2017 menjadi tahun dasar ukuran kebahagiaan.

Baca Juga: Sumbar Kemarin: Penemuan Buaya di Bungus hingga Hadiah Gubernur untuk Peningkatan Vaksin Terbaik

Hal ini disebabkan perkembangan framework Indeks Kebahagiaan dari satu Dimensi Kepuasan Hidup pada 2014 menjadi tiga dimensi pada 2017 dan 2021.

Di mana dalam catatan BPS terdapat penambahan Dimensi Perasaan dan Dimensi Makna Hidup pada ukuran Indeks Kebahagiaan.

Sementara tingkat kebahagiaan penduduk tahun 2021 diukur berdasarkan data hasil Survei Pengukuran Tingkat Kebahagiaan (SPTK) tahun 2021.

Baca Juga: Awas! Ada Buaya di Kawasan Bungus Padang, BKSDA Sumbar Pasang Peringatan

Survei ini dilaksanakan secara serentak di seluruh kabupaten/kota di 34 provinsi di seluruh Indonesia.

Survei dilaksanakan pada rentang waktu tanggal 1 Juli sampai 27 Agustus 2021. Unit analisis adalah rumah tangga yang dipilih secara acak (random).

Metode sampling (sampling method) yang digunakan untuk memilih sampel adalah Two Stage One Phase Sampling.

Total sampel rumah tangga yang diperlukan untuk keperluan estimasi tingkat kebahagiaan hingga level provinsi di Indonesia sebesar 75.000 rumah tangga yang tersebar di 34 provinsi.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X