Awas! Ada Buaya di Kawasan Bungus Padang, BKSDA Sumbar Pasang Peringatan

- Rabu, 29 Desember 2021 | 17:41 WIB
Pemasangan plang di lokasi habitat Buaya Muara di Bungus Teluk Kabung
Pemasangan plang di lokasi habitat Buaya Muara di Bungus Teluk Kabung

HALUAN PADANG - Tim Resort Konservasi Wilayah (RKW) Padang melakukan penanganan konflik satwa buaya muara di daerah Bungus, Kecamatan Teluk Kabung, Rabu (28/12). Tim RKW kemudian memasang plang peringatan di lokasi tersebut.

Menurut Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumbar Ardi Andono, laporan keberadaan buaya berasal dari masyarakat.

"Pengaduan berawal dari masyarakat bernama Ucok/Syafrudin, yang juga  merupakan petugas relawan Tagana didaerah Bungus," terang Ardi melalui siaran pers, Rabu (28/12).

Baca Juga: Pendaki Gunung Harus Bersabar, BKSDA Sumbar Bakal Tutup Jalur-jalur Pendakian saat Nataru

Laporan disampaikan pada Jum'at (24/12) sekira pukul 17.11 WIB. Pelapor bersama masyarakat lain mengaku melihat satwa buaya muara sedang berjemur dipinggir sungai.

Menindaklanjuti laporan itu, Tim RKW Padang menyampaikan dan mengimbau agar masyarakat lebih berhati-hati dan mengurangi aktifitas disekitar sungai yg menjadi lokasi kemunculan satwa buaya muara tersebut.

Tim RKW Padang lalu melaporkan kejadian tersebut kepada Pimpinan Seksi Wiayahl II dan memerintahkan untuk dilakukan pemasangan plang informasi/peringatan.

Baca Juga: Masuk Kategori Zona Bahaya, BKSDA Sumbar Minta Masyarakat Hindari Kawasan Hutan Palembayan - Pasaman

Tim RKW Padang kemudian melakukan pemasangan plang informasi sekira pukul 14.27 WIB bersama dengan pihak Kelurahan, Bhabinkamtibmas serta Masyarakat.

Plang itu berbunyi, "sungai ini adalah habitat buaya muara. Buaya muara merupakan satwa langka dan dilindungi Undang-Undang."

Dilanjutkan, "diharapkan kepada masyarakat agar berhati-hati, mengurangi beraktivitas di sungai, mengganggu buaya/sarang/telur buaya, dan menghindari menangkap ikan berlebihan yang dapat menimbulkan konflik.

Baca Juga: Polres Pasaman Belum Bisa Pastikan Laporan BKSDA Sumbar Soal Perambahan 35 Hektare Lahan

Ardi menjelaskan, karena dilindungi undang-undang, buaya tidak boleh dipindahkan habitatnya.

"Kalau buaya tidak disarankan untuk di tangkap dan dipindahkan, karena lokasinya mereka juga terbatas. Saran yg utama adalah menginfokan agar lebih hati hati dan waspada," pungkasnya.(*)




Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X