Sah! Pekerja Pertamina Batal Mogok Setelah Perusahaan Kabulkan Permintaan Naik Gaji

- Rabu, 29 Desember 2021 | 14:59 WIB
Federasi Pekerja Pertamina Bersatu membatalkan aksi mogok kerja nasional setelah dilakukan audensi  (FOTO: Pikiran - Rakyat Cirebon)
Federasi Pekerja Pertamina Bersatu membatalkan aksi mogok kerja nasional setelah dilakukan audensi (FOTO: Pikiran - Rakyat Cirebon)

HALUAN PADANG - Kementerian Ketenagakerjaan berhasil memediasi kisruh yang terjadi antara Direksi PT Pertamina (Persero) dan Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).

Keberhasilan tersebut ditandai dengan tercapainya tiga poin kesepakatan perjanjian bersama.

"Mediasi atau dialog ini sudah berlangsung sejak hari Jumat (pada) minggu lalu, (kemudian) dilanjutkan Senin, dan hari ini menghabiskan waktu dan energi cukup banyak, tapi alhamdulillah berhasil dengan tercapainya kesepakatan," ucap Dirjen PHI dan Jamsos Kemnaker, Indah Anggoro Putri pada Selasa (28/12), dikutip dari sindonews.com.

Baca Juga: Pegawai SPBU di Padang Kecam Rencana Mogok Pekerja Pertamina, Disebut Tak Bersyukur

Kesepakatan yang pertama, kedua belah pihak sepakat untuk memperbaiki kualitas komunikasi dan dialog ke arah yang lebih konstruktif dan produktif.

"Ini yang lebih penting. Komunikasinya akan diperbaiki, mengedepankan dialog, bukan aksi-aksi yang merugikan kedua belah pihak, apalagi merugikan masyarakat," ucap Dirjen Putri.

Menurutnya, dengan adanya kesepakatan ini, mogok nasional yang rencananya dilaksanakan oleh seluruh pekerja Pertamina pada Rabu (29/12/2021) pun dibatalkan.

Baca Juga: Serikat Pekerja Pertamina Mogok Kerja Tuntut Dirut Dicopot, Pengamat: Jangan Sampai Motifnya Politis

Pihak direksi pun akan membuka seluas-luasnya saluran komunikasi dengan para pekerja Pertamina yang diwakili oleh pengurus FSPPB.

"Jadi besok tidak ada lagi mogok nasional oleh seluruh pekerja karyawan Pertamina dengan terwujudnya perjanjian kesepakatan ini," ucapnya. Kesepatan yang kedua berupa perjanjian melakukan penyesuaian gaji.

Hal tersebut mengingat sejak 2020 seluruh pekerja Pertamina tidak mengalami kenaikan gaji.

Baca Juga: Pekerja Pertamina Ancam Mogok Kerja, Rocky Gerung Singgung Penderitaan Lapisan Bawah

Menurutnya, dengan dilakukannya perjanjian bersama ini, pihak direksi Pertamina akan melakukan penyesuaian gaji yang disepakati kedua belah pihak dengan tetap memperhatikan Rencana Kerja Anggaran Perusahaan (RKAP).

Ia mengatakan bahwa pihaknya akan memfasilitasi dan memonitor pelaksanaan dari kesepakatan tentang penyesuaian gaji tersebut.

"Penyesuaian gaji 2021 dan 2022 akan diwujudkan, diimplementasikan kepada seluruh pekerja Pertamina tahun depan bulan April," ucapnya.

Adapun kesepakatan yang ketiga, yaitu memberikan kebebasan FSPPB dalam mengekspresikan keinginannya dengan tetap mengacu kepada Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

"Jika ada friksi atau beda pandangan dalam komunikasi antara serikat pekerja dengan Direksi Pertamina, maka Kemnaker siap hadir memfasilitasi kedua belah pihak," ucapnya.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X