Pemerintah akan Menerapkan Lockdown Mikro Tangkal Omicron

- Senin, 27 Desember 2021 | 09:33 WIB
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan
Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan

HALUAN PADANG- Pemerintah akan menerapkan kebijakan lockdown mikro untuk menangkal penyebaran COVID-19 varian Omicron. Hal ini disampaikan oleh Koordinator PPKM Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan.

Luhut mengatakan, lockdown mikro bakal diterapkan jika terjadi transmisi lokal.

Saat ini, strategi itu dipakai di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet Jakarta usai pegawai kebersihan positif mengidap varian omicron.

"Melalui testing dan tracing yang kuat, langkah lockdown di level mikro, seperti yang dilakukan di Wisma Atlet, dapat kita implementasikan seandainya transmisi lokal varian Omicron sudah terdeteksi," kata Luhut, Senin (27/12).

Ia menjelaskan bahwa peningkatan tes dan telusur akan membantu identifikasi potensi penularan dengan cepat. Dengan demikian, pemerintah bisa melakukan isolasi agar varian Omicron tidak meluas.

Meski begitu, Luhut mengakui masih ada kekurangan dalam sistem ini, ada pasien Covid-19 varian Omicron yang keluar dari karantina usai mendapat dispensasi.

"Kemarin ternyata ada satu orang yang lolos dari situ karena pergi dengan keluarganya dan ini kita harapkan tidak terjadi lagi," ungkapnya.

Luhut berjanji akan memperketat pemberian dispensasi karantina. Pemerintah akan menimbang urgensi pemberian dispensasi dengan teliti.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia mengumumkan 46 kasus Covid-19 varian Omicron pada Minggu (26/12). Para pasien itu dirawat di Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet dan Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso di Jakarta.

Sebanyak 46 kasus itu merupakan hasil penambahan 27 kasus baru yang diumumkan pada Minggu kemarin (26/12).

Halaman:

Editor: Nuraini

Tags

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X