Nestapa 76 Pekerja di Pasaman Barat yang di-PHK Tanpa Pesangon: Anak Berhenti Kuliah, Berobat pun Susah

- Kamis, 23 Desember 2021 | 19:43 WIB
Pengadilan Hubungan Indutrial (PHI) saat LBH Padang mendampingi 76 pekerja diPHK yang belum mendapat pesangong (LBH Padang)
Pengadilan Hubungan Indutrial (PHI) saat LBH Padang mendampingi 76 pekerja diPHK yang belum mendapat pesangong (LBH Padang)

“Kami meminta pihak perusahaan jangan terus-menerus mangkir dalam melaksanakan kewajiban dengan alasan kesulitan keuangan,” ujar Sri.

Ia menambahkan, kasus ini telah dilaporkan ke Kementerian Ketenagakerjaan guna ditindaklanjuti, namun hingga saat ini tak jelas penyelesaiannya.

Baca Juga: Pendaki Gunung Harus Bersabar, BKSDA Sumbar Bakal Tutup Jalur-jalur Pendakian saat Nataru

Dalam kesempatan yang sama, Antoni, perwakilan dari 76 buruh yang di-PHK tanpa pesangon, menyampaikan kronologi persoalan pemenuhan hak ia dan rekan-rekannya.

“Tahun 2019, kami mengadakan mogok kerja di PT Inkut Agritama dikarenakan gaji kami tidak dibayarkan sudah lebih kurang 6 bulan. Setelah itu kami berupaya untuk mendatangi Dinas Ketenagakerjaan Pasaman Barat, sehingga terjadi mediasi,” ujarnya pada Haluan Padang.

Ia mengaku pihaknya sempat pergi ke DPRD Pasaman Barat untuk melakukan dengar pendapat Selanjutnya, pihaknya juga menemui bupati, hingga sekda. Menurut Antoni, hasilnya nihil. 

“Setelah itu kami langsung mediasi ke provinsi. Akhirnya muncul anjuran dan saran, namun hak kami tidak kunjung dibayarkan. Selanjutnya pada saat sekarang ini, dalam waktu yang berjalan, kami juga pernah mendatangi bupati dan melakukan aksi demonstrasi,” tuturnya.

Oleh karena itu, pihaknya kemudian berupaya mendatangi LBH Padang dan meminta bantuan hukum.

Kondisi yang ia alami bersama 75 pekerja lainnya tersebut membuatnya mengalami berbagai kesulitan. Beberapa anak pekerja itu, bahkan terpaksa harus berhenti kuliah. 

“Karena keadaan seperti itu, dampak dari PHK sepihak ini, kami sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Akibatnya, ada beberapa dari anak yang sedang kuliah harus berhenti,” imbuhnya.

Halaman:

Editor: Randi Reimena

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X