Baliho Puan Terpampang di Jalanan Menuju Desa Erupsi Gunung Semeru, Warga: Tidak Etis!

- Selasa, 21 Desember 2021 | 13:31 WIB
Baliho Puan di dekat kamp pengungsian Erupsi Semeru (Kastara.id)
Baliho Puan di dekat kamp pengungsian Erupsi Semeru (Kastara.id)

HALUAN PADANG - Baliho Ketua DPR RI Puan Maharani menjadi sorotan lantaran baliho tersebut bertebaran di lokasi bencana letusan Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur.

Baliho yang menampilkan potret Puan Maharani dengan berlatarkan foto para pengungsi, dan pada sudut baliho terdapat logo 'Relawan Puan Maharani'. Di dalam baliho tertulis jelas "Tangismu, tangisku, ceriamu, ceriaku. Saatnya bangkit menatap masa depan".

Lantas warga merasa kecewa karena untuk kondisi saat ini warga terdampak lebih membutuhkan bantuan daripada sebuah baliho.

Baca Juga: 1,5 Ton Rendang Bantuan Erupsi Semeru dari Sumbar Sampai di Posko Pengungsian

Seorang warga Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang, Ahmad Samiludin kecewa. Menurut dia, uang yang dipakai untuk membuat baliho itu lebih baik dialokasikan untuk membantu para pengungsi.

"Jujur, ini tindakan yang tidak etis karena saat ini orang-orang sedang berduka. Kalau mau bagi-bagi bantuan saja, jangan baliho," tuturnya.

Menurut pengakuannya, Baliho tersebut sudah terpasang semenjak Senin (20/12). ia menduga baliho dipasang sejak malam sebelum Puan datang ke lokasi korban erupsi Gunung Semeru.

Baca Juga: Aktivitas Terus Meningkat, Status Gunung Semeru Naik Jadi Siaga

"Baru tadi pagi saya tau, kayaknya dipasang malam tadi. Saya juga tidak tahu siapa yang memasangnya," katanya.

Ia mengatakan jumlah baliho Puan yang terpasang cukup banyak. Di sepanjang jalan dari Kantor Kecamatan Candipuro sampai menuju Balaidesa Sumberwuluh. Baliho itu berderet tiap 30 meter.

"Setiap 30 meter ada baliho, dari Kecamatan sampai balai desa. Saya waktu lewat mungkin sampai ratusan jumlahnya," tuturnya.

Baca Juga: Hari Terakhir Pencarian Korban Erupsi Gunung Semeru, BPBD Catat 48 Orang Meninggal Dunia

Relawan yang bertugas di lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru, Christian Joshua Pale juga mengomentari baliho-baliho Puan yang bertebaran itu.

Christian menyebut, baliho puan terpampang persis di depan posko relawan dan pengungsi di Desa Penanggal, Kecamatan Candipuro.

"Persis banget di daerah posko pengungsian Penanggal," imbuh Cristian, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Baca Juga: Ribuan Warga Terdampak Letusan Semeru, Athari : Jangan Sampai Mereka Bernasib Sama denga Korban Gempa Lombok

Menurut pengakuannya, pemasangan baliho ini menyakitkan hati penduduk setempat. Sebab, baliho terpasang, tetapi kader PDIP itu tidak terlihat di wilayah yang terisolir.

"Jujur ini menyakitkan hati, kenapa juga balihonya panjang-panjang banyak terpasang seperti ini," ucapnya miris.

"Dimana kader-kadernya pada saat di TKP, di zona hitam, dimana bu? enggak ada, enggak ada" lanjutnya.

Baca Juga: Gunung Semeru Aktif Lagi, Luncurkan Awan Panas Guguran Sejauh 4,5 km

Diketahui, Puan Maharani mengunjungi Kabupaten Lumajang, Jawa Timur untuk melihat kondisi arga terdampak erupsi Gunung Semeru pada hari Senin (20/12).

Dia mengunjungi Kecamatan Pronojiwo dan Candipuro.

"Kami ingin memastikan bagaimana kondisi para warga terdampak erupsi Gunung Semeru, khususnya di wilayah Pronojiwo yang saat ini cukup terisolasi akibat akses jalan utama di daerah tersebut terputus," imbuh Puan dalam keterangannya di Jakarta.

Pada pemberitaan sebelumnya, Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur meletus pada Sabtu (4/12/2021) sore skitar pukul 15.00 WIB.
Material letusan Gunung Semeru yang terkenal dengan Mahameru itu mengalir ke hulu sungai di kecamatan Pronojiwo. Akibatnya, sebuah jembatan perak yang menghubungkan  Lumajang - Malang ambruk. Arus lalu lintas pun lumpuh total.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang mencatat hingga 4 Desember 2021 sebanyak 48 orang meninggal dunia dan 23 orang masih dinyatakan hilang di hari terakhir Pencarian korban erupsi Gunung Semeru. (*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X