Merasa Didepak dari Klub, Mantan Manajer Semen Padang FC Tantang Dua Sosok Ini Bayar Gaji Pemain

- Kamis, 16 Desember 2021 | 16:31 WIB
Lambang klub Semen Padang FC
Lambang klub Semen Padang FC

HALUAN PADANG - Mantan manajer Semen Padang FC, Effendi Syahputra mengaku bahwa dirinya sengaja disingkirkan dari kursi manajemen klub berjuluk Kabau Sirah. Ia meninggalkan jabatannya saat klub tengah berjuang di Liga 2.

Effendi mengungkapkan hal demikian lewat akun Twitter pribadinya @effendi_sp. Dalam unggahannya tersebut diketahui bahwa ada pihak ia lain yang memperburuk situasi dalam klub.

Kedua sosok tersebut ia gambarkan dalam cuitannya sebagai Polisi India dengan nama Inspektur vijay dan Kopral Gembul. Kendati demikian, Effendi tidak menyebut identitas jelas kedua sosok ini.

Baca Juga: Kisruh Pengatur, Mantan Manajer Semen Padang FC Sebut Senang Keluar dari Kabau Sirah

Hanya saja, ia mengatakan bahwa sosok Polisi India adalah orang yang dekat dengan pemerintahan dan diduga menggunakan klub sebagai ajang kepentingan politik.

Sedangkan Kopral Gembul merupakan sosok yang pernah menjabat di manajemen tim dan dituding punya tendensi untuk kembali menggembalai Kabau Sirah setelah Effendi hengkang.

Alih-alih menyesal, Effendi justru senang bisa meninggalkan Semen Padang FC. Pasalnya, ia tidak perlu lagi merogoh kocek yang dalam untuk menalangi dana untuk membayar gaji pemain serta ofisial.

Baca Juga: Effendi Bongkar Keuangan Klub di Twitter, Mantan Asisten Manajer SPFC: Kehilangan Kebun Ya Lo?

Malah usai meninggalkan klub, ia menantang dua sosok tersebut di atas untuk bertanggung jawab untuk membayar gaji pemain dan ofisial.

"Kopral gembul napsu bgt dr dl pgn jadi manager, tp ga prnh kesampaian krna semua org sdh tau watak culas nya, sekarang dpt angin utk capai cita2 nya dgn menjadi anjing piaraan inspektur vijay, tahun lalu dia mau masuk merusak lgsng di out kan, makanya dendam mati sama gw," tulisnya.

"Logika nya,kl loe berani singkirin org yang menjamin kelancaran finansial sebuah team selama ini maka loe ambil tanggung jawab donk ketika loe singkirin orang itu, loe talangi lah gaji mereka, jgn cm ngasih 50jt, loe koar2 mau bawa duit gede, trus loe pikir semua udah beres bos," imbuhnya.

Baca Juga: Heboh! Mantan Manajer Semen Padang FC Sebut Klub Hanya Jadi Kendaraan Politik Oleh Sosok Ini

Selama ia menjabat, Effendi mengklaim bahwa Semen Padang FC tidak akan kesulitan keuangan bahkan pembayaran gaji pemain dan ofisial lancar. Namun ketika ia merasa dipaksa mundur, keadaan berbalik.

Tidak hanya itu, Effendi menyebutkan bahwa saat dia masih menjabat, Semen Padang bakal kedatangan sponsor di luar Semen Padang dan Semen Indonesia.

Baca Juga: Mantan Manajer Berkicau Soal Keuangan Klub, SPFC Belum Beri Penjelasan

"Kl sy tdk dipaksa mundur semua akan lancar aja kok,ga ad isu gaji, academy jg lancar,program latian jg sy sdh sepakat dgn coach hendri mulai februari,kt akan pakai 60-70% lokal, sponsor2 non pabrik ud siap gabung trmasuk dr balikpapan siap nambahi, tapi karena ada yg NAPSU?hmmmm.." tuturnya.

Sebelumnya diketahui, selama menjabat sebagai manajer Semen Padang FC, Effendi kerap menalangi keuangan klub, termasuk pembayaran gaji pemain dan ofisial.

Hal ini dibuktikan dengan bukti transferan uang untuk Semen Padang FC dengan nominal beragam yang ia unggah di Twitter. Dalam unggahan itu diketahui pula jumlah uang yang diberikan Effendi pada klub berkisar antara Rp18 hingga Rp500 juta.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Bkkbn Audit Kasus Stunting di Pariaman

Kamis, 4 Agustus 2022 | 19:21 WIB
X