Hore! Karyawan Swasta Diperbolehkan Cuti Nataru, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

- Senin, 13 Desember 2021 | 15:35 WIB
Ilustrasi (Canva)
Ilustrasi (Canva)

HALUAN PADANG - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memberikan hak cuti karyawan swasta saat libur Natal dan Tahun Baru (nataru).

Sebelumnya pemerintah memberlakukan larangan cuti libur akhir tahun 2021 termasuk karyawan swasta.

"Kami mempersilakan teman-teman pekerja atau buruh di sektor swasta untuk mengambil hak cutinya, namun ingat harus tetap menerapkan 5M yaitu memakai masker, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun atau handsanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas," terang Menaker, Ida Fauziyah.

Pada pemberitaan sebelumnya, Pemerintah telah memutuskan untuk meniadakan cuti bersama Nataru. Hal ini mengacu kepada Surat Keputusan Bersama (SKB) Menag, Menaker, dan Menteri PAN-RB Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021, dan Nomor 3 Tahun 2021.

"Dalam SKB tersebut, dijelaskan bahwa cuti bersama Hari Natal 2021 ditiadakan. Kami berharap keputusan ini benar-benar dipedomani oleh kita bersama," kata Menaker.

Namun, Menaker menjelaskan bahwa di dalam SKB Tiga menteri tersebut mengikat bagi ASN dan pegawai BUMN. Sementara cuti untuk karyawan swasta atau buruh diatur melalui perjanjian kerja, peraturan perusahaan, maupun perjanjian kerja bersama.

"Hingga saat ini, kami memandang cukup untuk mengatur masalah cuti karyawan dalam cuti Natal dan tahun baru," imbuhnya

Menaker berharap, meskipun cuti bersama Nataru ditiadakan, momen natal dan tahun baru dapat memicu pertumbuhan ekonomi.

"Harapannya peringatan Hari Natal dan tahun 2022 ini menjadi momen kita bersama untuk bangkit dari dampak pandemi covid-19, serta tetap saling menjaga agar tidak ada lagi lonjakan kasus positif covid-19," tutupnya.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X