Koperasi Minyak Atsiri Mentawai Bantah Serobot Lahan Warga Desa Silabu

- Rabu, 8 Desember 2021 | 23:03 WIB
Plang protes yang dipasang oleh Masyarakat Desa Silabu yang menetang Koperasi Minyak Atsiri. (Ist)
Plang protes yang dipasang oleh Masyarakat Desa Silabu yang menetang Koperasi Minyak Atsiri. (Ist)

Haluan Padang - Koperasi Minyak Atsiri Mentawai yang belakangan sempat mendapat penolakan dari 150 masyarakat Desa Silabu, Mentawai membantah telah melakukan penyerobotan lahan dan penyalahgunaan identitas demi mendapatkan Persetujuan Pemanfaatan Kayu Kegiatan Non Kehutanan (PKKNK).

Bantahan tersebut disampaikan Ketua Koperasi Minyak Atsiri Edison Saleleubaja.

"Koperasi membangun kebun di lahan tersebut atas persetujuan masyarakat anggota koperasi. Koperasi tidak akan mengubah status lahan masyarakat," ujarnya ketika dihubungi Haluan Padang via telepon pada Rabu (8/12).

MiBaca Juga: Koperasi Minyak Atsiri Dapat Penolakan Masyarakat Desa Silabu Mentawai

Menanggapi adanya penolakan dari 150 warga Desa Silabu, Kecamatan Pagai Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, ia menyampaikan karena adanya kecemburuan sosial.

"Persoalannya, masyarakat di Silabu yang tidak punya kayu lagi iri pada masyarakat yang masih punya kayu," imbuh mantan Bupati Kepulauan Mentawai yang lengser pada 2016 tersebut.

Oleh karena itu, ia menyarankan masyarakat mendukung dibukanya kebun serai wangi oleh Koperasi Minyak Atsiri Mentawai di Desa Silabu

"Makanya saya katakan, kita tunggu saja kebun dibuka, karena kebun bisa dimanfaatkan semua masyarakat," lanjutnya.

Baca Juga: Masyarakat Mentawai Tolak Aktivitas Koperasi Minyak Atsiri, Ini Isi Tuntutannya

Halaman:

Editor: Hajravif Angga

Tags

Terkini

X