PPKM Level 3 Nasional Batal, Ternyata Padang Masih PPKM Level 2

- Rabu, 8 Desember 2021 | 16:20 WIB
Pemerintah tiba-tiba batal menerapkan PPKM Level 3 diseluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Tempo)
Pemerintah tiba-tiba batal menerapkan PPKM Level 3 diseluruh wilayah Indonesia pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Tempo)

HALUAN PADANG - Pemerintah Kota Padang ternyata masih melaksanakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 hingga 23 Desember 2021 mendatang.

Pembatasan tersebut tetap dilaksanakan meskipun pemerintah pusat telah membatalkan rencana PPKM Level 3 secara nasional yang mulanya akan digelar mulai 24 Desember hingga 2 Januari.

Pelaksanaan PPKM Level 2 ini diungkapkan oleh Pj Sekda Kota Padang, Arfian. Ia mengatakan bahwa pelaksanaan PPKM Level 2 dilaksanakan meskipun saat ini capaian vaksinasi di ibukota Sumbar itu sudah 70 persen.

Kendati demikian, capaian vaksinasi lansia masih rendah, "Baru sekitar 20 persen," katanya singkat.

Baca Juga: PPKM Level 3 Periode Nataru Resmi Dibatalkan, Berikut Aturan Barunya!

Saat ini, Arfian menyebut pemerintah saat ini masih berupaya mengejar target PPKM bisa turun ke level 1. "Untuk bisa ke level 1 syaratnya vaksinasi lansia harus di atas 50 persen," sebut Arfian.

"Kita tentu akan berupaya vaksinasi lansia ini bisa meningkat. Mudah-mudahan hingga akhir tahun ini bisa mencapai 50 persen," tuturnya kemudian.

Sebelumnya diketahui pemerintah resmi membatalkan penerapan PPKM level 3 pada saat libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), sebagai gantinya pemerintah telah mengeluarkan aturan terbaru.

Baca Juga: Mendagri Ganti Istilah PPKM Level 3 Jadi PPKM Nataru

Keputusan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (7/12).

“Pemerintah memutuskan untuk tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada Nataru untuk semua wilayah. Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan,” kata Luhut dikutip dari dalam keterangan pers di laman resmi Kemenko Marves.

Namun, pemerintah akan membuat kebijakan yang lebih seimbang dengan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah menjelang momen Nataru.

Penerapan level PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yg berlaku saat ini, tetapi dengan beberapa pengetatan.(*)

Editor: Erlangga Aditya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X